BOGORTODAY.COM – Sebuah kecelakaan tragis terjadi di Desa Sayutan, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, Kamis (10/4/2025).
Sebuah truk bermuatan bata ringan (hebel) menabrak gapura desa hingga menyebabkan dua korban jiwa. Sopir dan kernet truk tewas setelah sebelumnya sempat mendapatkan perawatan di rumah sakit.
Berikut sejumlah fakta penting terkait kecelakaan maut tersebut:
- Truk Mengikuti Petunjuk Google Maps
Kecelakaan bermula ketika truk berangkat dari Bojonegoro menuju Sampung, Ponorogo, mengangkut muatan bata ringan.
Sopir diduga mengikuti petunjuk Google Maps yang mengarahkan melewati jalur Parang, Magetan—jalur yang terkenal ekstrem dengan kontur jalan naik turun khas pegunungan.
“Infonya karena mengikuti petunjuk dari aplikasi Google Maps dari Bojonegoro tujuan Sampung Ponorogo,” ujar Kasat Lantas Polres Magetan AKP Ade Andini, Kamis (10/4/2025).
- Seharusnya Lewat Jalur Lebih Aman
Menurut polisi, jalur Parang, Magetan memang berbahaya untuk kendaraan berat, terutama jika pengemudi tidak memahami medannya. Rute alternatif melalui Madiun ke Ponorogo sebenarnya lebih aman dan landai.
“Harusnya jalan Madiun-Ponorogo lebih landai dan tidak banyak tanjakan serta turunan,” jelas AKP Ade.
- Sopir dan Kernet Meninggal Dunia
Kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 10.00 WIB itu menyebabkan sopir dan kernet terjepit di dalam kabin truk. Keduanya sempat dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit, namun nyawa mereka tidak tertolong.
“Korban pengemudi dan kernet meninggal dunia dalam perawatan di rumah sakit,” ujar Ade.
- Rem Truk Diduga Blong
Salah satu dugaan utama penyebab kecelakaan adalah rem blong. Truk tak mampu dikendalikan saat melewati jalanan menurun hingga akhirnya menabrak gapura desa.
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















