BOGORTODAY.COM – Sebuah pesawat kecil jatuh di Boca Raton, Florida, Amerika Serikat, Jumat pagi waktu setempat (11/4/2025), menewaskan tiga orang dan menyebabkan satu orang lainnya terluka.
Insiden tragis ini terjadi di dekat jalan raya antarnegara bagian Interstate 95, ketika pesawat menghantam tanah dan mendorong sebuah mobil ke rel kereta api.
Asisten Kepala Penyelamatan Kebakaran Boca Raton, Michael LaSalle, menyampaikan bahwa seluruh korban jiwa berasal dari dalam pesawat, sementara satu korban luka berada di dalam mobil yang tertabrak.
Pesawat tersebut merupakan jenis Cessna 310 bermesin ganda yang diketahui mengeluarkan bola api besar sesaat sebelum menghantam tanah.
Akibat kecelakaan ini, beberapa ruas jalan di sekitar Bandara Boca Raton ditutup untuk sementara waktu guna kepentingan penyelidikan dan keselamatan publik.
Seorang saksi mata, Josh Orsino (31), mengaku berada di dekat lokasi kejadian saat pesawat jatuh. Ia sedang berhenti di lampu merah di atas jembatan layang ketika mendengar ledakan keras.
“Saya melihat bola api besar datang, lalu pohon-pohon palem mulai terbakar. Saya pikir itu kecelakaan mobil atau ledakan lainnya,” ungkap Orsino, dikutip dari Associated Press.
“Insting pertama saya adalah harus segera keluar dari jembatan. Saya tidak tahu apakah jembatan akan runtuh atau api akan menjalar ke mobil-mobil,” tambahnya.
Saksi lainnya, Miguel Coka (51), yang bekerja di dekat bandara, mengatakan bahwa dirinya dan rekan-rekan kerjanya merasakan getaran dan suara gemuruh kuat. Mereka terbiasa melihat pesawat terbang rendah, tetapi kali ini terasa berbeda.
“Ada suara gemuruh dan seluruh gedung bergetar. Kami langsung menyadari bahwa ini bukan hal biasa,” katanya.
Wali Kota Boca Raton, Scott Singer, mengungkapkan belasungkawa mendalam kepada para korban dan keluarga mereka.
Ia juga menegaskan bahwa penyelidikan sedang berlangsung dan masyarakat diminta bersabar menunggu hasil resmi dari otoritas terkait.
“Pikiran kami bersama semua yang terdampak tragedi ini. Kami meminta rasa hormat untuk keluarga korban sementara proses investigasi terus dilakukan,” ujar Singer dalam pernyataan resminya.
Hingga kini, belum ada informasi lebih lanjut mengenai penyebab kecelakaan. Otoritas Penerbangan Federal (FAA) dan Dewan Keselamatan Transportasi Nasional (NTSB) dilaporkan telah turun tangan dalam penyelidikan peristiwa ini.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















