BOGORTODAY.COM – Dua hotel besar di Kota Bogor dikabarkan akan menutup operasionalnya pada akhir April 2025 akibat turunnya tingkat hunian hotel sejak awal tahun.
Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Yuno Abeta Lahay, mengungkapkan bahwa penurunan okupansi mulai terasa sejak diterbitkannya Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang efisiensi belanja pemerintah.
“Pak wali sudah mendapatkan informasi tambahan, ada rencana dua hotel lagi yang cukup besar mungkin di akhir bulan ini tutup operasionalnya,” ujar Yuno saat ditemui, Senin (14/4/2025).
Yuno menyebut bahwa penurunan okupansi sudah mulai dirasakan sejak awal tahun, terutama pada Januari hingga Maret.
“Jika kita bandingkan dari tahun ke tahun, terutama adalah tentang keadaan okupansi di bulan Maret, Januari, Februari sudah mulai terasa,” katanya.
Ia juga menyoroti minimnya kegiatan dari kementerian dan lembaga yang berdampak langsung terhadap bisnis perhotelan.
“Mungkin ada beberapa yang baru mulai di hari ini, tapi dari Januari awal sampai minggu kemarin kita nggak terima meeting dari kementerian dan lembaga,” jelasnya.
Yuno menambahkan bahwa sektor perhotelan mengalami kerugian lebih besar dari yang diperkirakan.
“Dampak dari Inpres Nomor 1 Tahun 2025 tentang efisiensi, yang tadinya kita pikir cuma kehilangan 50 persen bisnis dari sisi government, nyatanya sampai saat ini itu nol,” tutupnya. ***
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















