BOGORTODAY.COM – Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim mengungkap hasil kajian Badan Transportasi Perkotaan (BTP) terkait persolaan Jalan Batu Tulis yang amblas
Dedie A Rachim menyampaikan bahwa hasil kajian yang telah dilakukan oleh BTP dan Mentri Pekerjaan Umum (PU), Jalan Batu Tulis itu tidak bisa kembali difungsikan sebagai jalan.
“Hasil kajiannya tidak merekomendasikan jalan ini difungsikan kembali ada dua kajian satu dari BTP satu lagi dari Kementerian PU tidak menyarankan ini dipergunakan,” ujarnya.
Dedie menjelaskan bahwa jalan Batu Tulis tersebut memang sering terjadi longsor yang menandakan sebagai kekurangan di jalan tersebut.
“Itu sudah menjadi indikasi bahwa ada sesuatu yang memang terkait dengan alat yang kurang kurang sesuai,” ungkapnya.
Dedie menyatakan bahwa pihaknya harus mencari jalan lain dengan membebaskan lahan dan sepakat dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar untuk membangun jalan baru.
“Dari pembicaraan kami disepakati ada dua hal yang pertama adalah pembebasan lahan pembebasan lahan Alhamdulillah 50% dari pemerintah provinsi 50% dari kota Bogor,” jelasnya.
Namun, Dedie menambahkan jalan Batu Tulis tersebut tidak ada disia siakan begitu saja. Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor akan mengubah jalan tersebut menjadi taman.
“Kita hutankan atau kita jadikan ini taman menjadi salah satu pilihan alternatif,” tutupnya. ***
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















