
“Peristiwa pergerakan tanah ini memaksa 46 jiwa harus mengungsi ke tempat yang lebih aman,” kata Adhitia.
Ia menambahkan, Pemkot Cimahi akan melakukan kajian terhadap seluruh bangunan terdampak, dan rumah-rumah yang mengalami kerusakan parah akan segera dibongkar.
Sebagai langkah tanggap darurat, warga terdampak akan direlokasi sementara ke Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Leuwigajah. Pemerintah juga tengah mempersiapkan bantuan kebutuhan dasar seperti logistik dan tempat tinggal sementara.
Menurut penjelasan lebih lanjut, tanah bergerak ini dipicu oleh kondisi tanah yang labil akibat bekas galian C di kawasan tersebut. Selain itu, pondasi rumah yang kurang kuat turut memperparah dampak pergerakan tanah.
Pemkot Cimahi bersama BPBD dan instansi terkait kini terus memantau perkembangan kondisi tanah dan melakukan asesmen lanjutan agar tidak terjadi hal serupa di masa mendatang.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















