Kecelakaan Mobil Tertabrak Kereta di Perbatasan Padang-Pariaman, 3 Orang Terluka

BOGORTODAY.COM Kecelakaan lalu lintas terjadi di pelintasan kereta api tanpa palang pintu di kawasan Sungai Pinang, perbatasan antara Kota Padang dan Kabupaten Pariaman, Sumatera Barat, pada Senin, 14 April 2025.

Sebuah mobil Honda Mobilio dengan nomor pelat BN 1517 MT ringsek usai tertabrak kereta api yang melaju dari arah Simpangharu menuju Bandara Internasional Minangkabau.

Di dalam mobil tersebut terdapat tiga orang termasuk pengemudi. Ketiganya mengalami luka-luka dan langsung dievakuasi warga ke Rumah Sakit Baiturahmah yang berlokasi di Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang.

“Pengendara informasinya tidak mendengar tanda-tanda bunyi untuk melewati jalan, padahal kereta api sudah terlihat dari jauh. Tapi yang namanya kereta api tidak bisa langsung berhenti,” ujar Kapolsek Batang Anai, Iptu Wadriadi, di lokasi kejadian.

BACA JUGA :  Hukum Makan dan Minum Menggunakan Wadah Emas dalam Islam, Haram atau Makruh?

Selain menyebabkan kerusakan parah pada mobil, insiden ini juga menghancurkan sebuah warung milik warga yang berada tepat di pinggir pelintasan. Berdasarkan informasi awal, pengemudi mobil diduga hendak memasuki Perumahan Abi Singgalang yang lokasinya berdekatan dengan rel kereta api.

Minimnya jarak pandang karena terhalang bangunan di sekitar pelintasan serta tidak adanya palang pintu atau sinyal peringatan menjadi salah satu penyebab kelengahan pengemudi hingga terjadi kecelakaan.

Kapolsek Batang Anai menyoroti pentingnya pemasangan sistem pengamanan di pelintasan tersebut agar kecelakaan serupa tidak kembali terjadi di masa mendatang. Ia juga meminta pihak terkait untuk segera melakukan evaluasi terhadap seluruh pelintasan tanpa palang pintu di wilayahnya.

BACA JUGA :  Di Era Rudy Susmanto, Digitalisasi Bansos di Kabupaten Bogor Tuai Apresiasi Kemensos RI

“Kami imbau agar ada perhatian dari pihak terkait. Keselamatan masyarakat harus jadi prioritas, dan pelintasan sebidang seperti ini butuh pengamanan ekstra,” ucapnya.

Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kronologi kejadian dan memintai keterangan dari sejumlah saksi. Sementara itu, bangkai mobil dan puing-puing warung telah dibersihkan agar tidak mengganggu arus lalu lintas di sekitar lokasi kejadian.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi semua pihak, khususnya dalam penyediaan infrastruktur keselamatan di kawasan rawan kecelakaan seperti pelintasan kereta api tanpa palang pintu.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================