BOGORTODAY.COM – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Bandulan, Kota Malang, Jawa Timur, pada Senin sore (14/4/2025).
Sebuah mobil pikap bermuatan gas LPG ukuran 3 kilogram mengalami rem blong dan menghantam sejumlah kendaraan serta teras rumah warga. Peristiwa tersebut mengakibatkan beberapa orang mengalami luka-luka.
Insiden bermula ketika mobil pikap yang mengangkut tabung LPG melaju dari arah barat ke timur dengan kecepatan tinggi. Berdasarkan keterangan warga, kondisi jalan di lokasi kejadian cukup menurun, dan diduga rem kendaraan tidak berfungsi, menyebabkan pengemudi kehilangan kendali.
Mobil tersebut pertama kali menabrak seorang pengendara motor yang berjalan searah, sebelum kemudian masuk ke jalur berlawanan. Pikap terus melaju dan menghantam sepeda motor yang sedang terparkir di pinggir jalan. Akhirnya, kendaraan tersebut baru berhenti setelah menabrak teras rumah warga.
Tiga orang dilaporkan mengalami luka dalam kecelakaan ini. Sopir pikap, Supriyanto (45), warga Sukun, dan penumpangnya, Junaedi (23), warga Blitar, mengalami luka akibat terjepit di dalam kabin mobil yang ringsek. Keduanya berhasil dievakuasi warga sebelum petugas datang.
Sementara itu, pengendara motor Yamaha Vixion bernama Danus Ichsanul Kotadini (33), warga Maluku Utara, turut menjadi korban dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk mendapatkan perawatan medis intensif.
“Korbannya yang bawa sepeda motor itu sama sopirnya sendiri (mobil pikap),” ujar Cisma Fitria, salah satu warga sekitar yang melihat kejadian.
Unit Laka Lantas Polresta Malang Kota telah turun ke lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan kendaraan. Polisi juga mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi guna mengetahui penyebab pasti kecelakaan.
Petugas memastikan tidak ada kebocoran gas dari tabung LPG yang diangkut oleh mobil pikap tersebut. Meski begitu, evakuasi kendaraan dilakukan dengan hati-hati untuk mencegah risiko ledakan.
Hingga saat ini, polisi masih mendalami apakah kecelakaan murni disebabkan rem blong atau ada faktor kelalaian lainnya.
Polisi mengimbau kepada para pengemudi kendaraan, khususnya yang mengangkut bahan berbahaya seperti LPG, untuk selalu memeriksa kelayakan kendaraan sebelum melakukan perjalanan. Pemeriksaan rutin pada sistem pengereman dan kondisi ban menjadi faktor penting demi keselamatan di jalan raya.
Kecelakaan ini menjadi pengingat akan pentingnya keselamatan berkendara, terlebih di jalan-jalan dengan kondisi menurun atau padat penduduk seperti di kawasan Bandulan.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















