Rentetan Bencana Landa Kota Bogor, BPBD: Gempa Bumi Paling Dominan

BOGORTODAY.COM – Rentetan peristiwa bencana alam menghantui Kota Bogor selama dua pekan terakhir. Berdasarkan data dari Pusat Pengendalian dan Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Kota Bogor, tercatat sebanyak 41 kejadian bencana terjadi sejak 1 hingga 14 April 2025. Bencana gempa bumi menjadi jenis yang paling sering terjadi.

“Dari total kejadian, gempa bumi mendominasi dengan 25 kasus. Sisanya meliputi tujuh pohon tumbang, empat tanah longsor, dua bangunan roboh, satu banjir, satu kebakaran, dan satu evakuasi hewan,” ungkap Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kota Bogor, Hidayatullah, kepala wartawan, Selasa (15/4/2025).

Menurutnya, meski frekuensi kejadian cukup tinggi, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan. Namun, dampaknya tetap signifikan terhadap warga.

BACA JUGA :  Waspadai Kebiasaan Sehari-hari yang Bisa Memicu Anemia

“Sebanyak 40 rumah mengalami kerusakan, terdiri dari 36 rumah rusak ringan, satu rusak sedang, dan tiga rusak berat. Total warga terdampak mencapai 74 kepala keluarga atau 259 jiwa,” jelasnya.

Selain itu, tiga warga dilaporkan mengalami luka ringan akibat insiden yang terjadi, tetapi tidak ada laporan korban luka berat atau meninggal dunia.

Wilayah yang terdampak tersebar di seluruh kecamatan di Kota Bogor, meliputi Bogor Barat, Bogor Tengah, Bogor Selatan, Bogor Timur, Bogor Utara, dan Tanah Sareal.

BPBD Kota Bogor menilai tingginya intensitas gempa dan kejadian pohon tumbang patut menjadi perhatian serius. Apalagi, fenomena cuaca ekstrem dan perubahan kondisi tanah akibat musim hujan berpotensi meningkatkan risiko bencana lanjutan.

BACA JUGA :  Cegah Longsor di Trase Baru Batutulis, Wali Kota Bogor Siapkan Skema Penanaman Pohon Penahan Tebing

“Kami terus mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama di wilayah yang rawan longsor dan gempa. Penting untuk selalu memperbarui informasi dari kanal resmi BPBD serta melaporkan segera jika terjadi kejadian darurat,” tambah Hidayatullah.

Hingga pertengahan April ini, BPBD belum mencatat adanya kejadian angin kencang, kekeringan, operasi SAR, maupun jenis bencana lainnya. Namun, pihaknya menegaskan bahwa siaga bencana tetap berlaku di seluruh wilayah Kota Bogor. ***

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================