Dihantam Efisiensi Anggaran, Sahira Group PHK 120 Karyawan

Sahira Group PHK 120 Karyawan
Direktur Operasional Sahira Group, Adly Bawazier

BOGORTODAY.COM.– Kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah pusat mulai menunjukkan dampaknya terhadap sektor usaha di daerah.

Di Kota Bogor, sektor perhotelan menjadi salah satu yang paling terpukul. Sahira Group, jaringan hotel lokal yang terpaksa melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 120 karyawan akibat turunnya tingkat hunian.

Direktur Operasional Sahira Group, Adly Bawazier, mengungkapkan bahwa langkah PHK ini merupakan pilihan terakhir yang harus diambil manajemen demi menyelamatkan keberlangsungan operasional perusahaan.

“Salah satunya pasti dari perusahaan akan mem-PHK, salah satu alternatif terakhir,” ujarnya kepada wartawan beberapa waktu lalu.

BACA JUGA :  Warga Malasari Sumringah, Puncak HJB ke-544 Dongkrak Perekonomian

Adly menjelaskan, selama beberapa bulan terakhir, okupansi hotel mengalami penurunan signifikan. Kondisi ini diperburuk dengan belum cairnya sebagian anggaran dari pemerintah daerah yang sebelumnya menjadi salah satu sumber pendapatan melalui kerja sama kegiatan atau penginapan dinas.

“Hotel juga mau bergerak bagaimana, 50 persen-nya pun belum ada pencairan sama sekali dari pemerintah,” jelasnya.

Efek domino dari kebijakan efisiensi ini, menurut Adly, juga dirasakan oleh hampir seluruh hotel di Kota Bogor. Ia memperkirakan, jika tidak ada intervensi atau perubahan kebijakan dalam waktu dekat, gelombang PHK akan meluas.

BACA JUGA :  HGB Kedaluwarsa Sejak 2017, Petani Geruduk BPN Kabupaten Bogor

“Usaha yang ketiga pun kita akan menyusul dengan usaha-usaha hotel yang lainnya, kurang lebih seperti itu,” katanya.

Selain menghadapi keterbatasan dana, sektor perhotelan juga masih dalam proses pemulihan pasca pandemi yang sempat melumpuhkan industri pariwisata.

Adly berharap pemerintah, baik pusat maupun daerah, dapat menjadikan kondisi ini sebagai bahan evaluasi. Ia menilai perlu ada keseimbangan antara pengendalian anggaran dan upaya menjaga keberlangsungan usaha di daerah.

“Mudah-mudahan bisa jadi bahan evaluasi lah untuk yang punya kebijakan,” tutupnya. ***

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================