
BOGORTODAY.COM – Kekosongan jabatan struktural di lingkungan pendidikan Kabupaten Bogor kini menjadi perhatian serius Dinas Pendidikan (Disdik) setempat.
Sejumlah posisi penting, termasuk kepala sekolah di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP), dilaporkan masih kosong.
Kondisi ini dapat memengaruhi kelangsungan proses pembelajaran jika tidak segera diatasi dengan langkah yang tepat.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Bambang Tawekal, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiapkan langkah strategis untuk mengantisipasi dampak yang bisa timbul akibat kekosongan jabatan ini.
Salah satunya adalah dengan mengusulkan pengisian sementara jabatan melalui pelaksana tugas (Plt) kepada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).
“Sudah banyak jabatan yang kosong sekarang, termasuk 16 kepala sekolah tingkat SMP. Supaya Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tetap berjalan normal, kita usulkan penempatan Plt ke BKPSDM,” ujar Bambang Tawekal dalam wawancara dengan wartawan pada Rabu (16/4/2025).
Langkah penunjukan Plt ini, menurut Bambang, dipandang sebagai solusi jangka pendek yang paling memungkinkan untuk menjaga kelancaran kegiatan belajar mengajar, sambil menunggu proses rotasi dan promosi jabatan yang memerlukan tahapan administratif lebih lanjut.
Meski demikian, Bambang juga menyadari adanya tekanan untuk segera mengisi jabatan tersebut secara permanen. Namun, ia menegaskan bahwa proses pengisian jabatan harus dilakukan sesuai dengan prosedur yang berlaku.
“Pengen cepat kita juga sama, tapi semua harus sesuai prosedur. Kita menunggu hasil administrasi dan verifikasi dari BKPSDM, karena itu bagian dari kewenangan mereka,” tegas Bambang.
Untuk mengatasi persoalan ini, Bambang menyebutkan bahwa koordinasi lintas instansi menjadi hal yang sangat penting. Pihaknya terus menjalin komunikasi intensif dengan BKPSDM serta instansi terkait lainnya agar proses rotasi dan promosi dapat dilakukan secara efektif, tanpa mengorbankan kualitas pendidikan yang diberikan kepada siswa.
“Kalau semua pihak berjalan sinergis, kita optimis kekosongan jabatan ini bisa diatasi secara bertahap,” harapnya.
Bambang juga berharap agar jabatan-jabatan strategis di lingkungan pendidikan segera terisi. Dengan begitu, keberlangsungan kegiatan belajar mengajar dapat terjaga dengan baik, dan kualitas layanan pendidikan publik di Kabupaten Bogor dapat terus ditingkatkan.
Dinas Pendidikan berkomitmen untuk memastikan bahwa proses pendidikan tetap berjalan dengan lancar dan berkualitas, meski ada tantangan dalam pengisian jabatan yang kosong.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















