BOGORTODAY.COM – Amerika Serikat dilaporkan mengirim tambahan persenjataan ke Israel, di tengah konflik yang terus berkecamuk di Jalur Gaza.
Media Israel Ynet menyebut bahwa Negeri Paman Sam akan mengirim lebih dari 3.000 amunisi kepada Tel Aviv, sebagai bagian dari penguatan kekuatan udara Israel dalam operasi militer besar-besaran di wilayah Gaza.
Langkah ini tidak hanya untuk memperkuat agresi di Gaza, tetapi juga sebagai persiapan menghadapi kemungkinan konflik dengan Iran, terutama jika pembicaraan mengenai kesepakatan nuklir antara AS dan Teheran gagal mencapai titik temu.
Pengiriman senjata ini datang bersamaan dengan rencana AS untuk mencairkan pengiriman sekitar 10.000 amunisi lainnya yang sebelumnya dibekukan oleh pemerintahan Presiden Joe Biden.
Penundaan pengiriman tersebut sebelumnya dilakukan sebagai bagian dari tekanan terhadap Israel terkait operasi militer yang memicu korban sipil besar-besaran di Gaza.
Pada Februari lalu, AS juga telah menyetujui kesepakatan penjualan senjata ke Israel senilai USD 7,41 miliar (sekitar Rp124 triliun). Kesepakatan tersebut mencakup pengiriman bom, amunisi berpemandu, serta berbagai jenis persenjataan berat lainnya.
Di sisi lain, Amerika Serikat dan Iran tengah melakukan pembicaraan tidak langsung di Oman, sebagai bagian dari upaya melanjutkan kesepakatan nuklir.
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















