Kecelakaan Maut di Jalur Pantura Tuban, Satu Keluarga dari Nganjuk Jadi Korban

Kecelakaan Maut di Jalur Pantura Tuban, Satu Keluarga dari Nganjuk Jadi Korban

BOGORTODAY.COM Kecelakaan tragis terjadi di jalur nasional Pantura, tepatnya di Dusun Temangkar, Desa Widang, Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Rabu (16/4/2025) siang.

Sebuah mobil yang membawa rombongan keluarga asal Nganjuk bertabrakan dengan truk Fuso, mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan tujuh lainnya luka-luka.

Peristiwa nahas ini terjadi saat keluarga tersebut tengah dalam perjalanan mengantar menantu ke Desa Kujung.

Mobil Toyota Kijang berpelat nomor AG 1811 WE yang dikemudikan oleh Tawar (50), warga Desa Bagor Kulon, Nganjuk, melaju dari arah Babat menuju Tuban. Diduga hilang kendali, mobil tersebut tiba-tiba oleng dan masuk ke lajur kanan.

BACA JUGA :  Gagal Lolos SNBT 2026? Masih Ada Peluang Masuk PTN Lewat Jalur Mandiri, Ini Daftar Kampus yang Buka Pendaftaran Juni

Akibatnya, mobil tersebut bertabrakan langsung dengan truk Fuso bernomor polisi H 8474 PA yang dikemudikan oleh Subandi, warga Semarang, dari arah berlawanan. Benturan keras tak terhindarkan, menyebabkan satu penumpang, Sunari (38), meninggal di lokasi kejadian.

Tujuh penumpang lainnya mengalami luka-luka, yaitu:

  • Tawar (50) – sopir
  • Muhammad Ilham Raherdianto (19)
  • Herdiana Andika Sari (31)
  • Keisya (8)
  • Sriatun (53)
  • Puguh Rochdiatin (46)
  • Dasmiati (55)

Seluruh korban luka dilarikan ke RSU Muhammadiyah Babat, Lamongan, untuk mendapatkan perawatan intensif.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Tuban, Iptu Eko Sulistiono, mengatakan bahwa dari keterangan para saksi, mobil Toyota Kijang sudah dalam kondisi tidak stabil sejak beberapa saat sebelum kecelakaan.

BACA JUGA :  Disdik Kabupaten Bogor Minta Sekolah Tak Pungut Iuran Perpisahan dan Study Tour

“Dari keterangan saksi, mobil Toyota Kijang sudah mulai oleng sejak awal, sebelum akhirnya masuk ke lajur kanan dan bertabrakan dengan truk dari arah berlawanan,” ujar Iptu Eko.

Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan. Dugaan sementara menyebutkan bahwa pengemudi mobil kehilangan konsentrasi saat berkendara.

Kecelakaan ini menambah deretan insiden lalu lintas di jalur Pantura yang memang dikenal rawan, terutama saat volume kendaraan meningkat.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================