
“Waktu itu teman-teman dari Centra dan Kemensos juga datang untuk koordinasi di kantor. Ruang kelasnya sudah dikosongkan, tinggal teknis operasionalnya yang masih digodok oleh pemerintah pusat,” tambahnya.
Sekolah Rakyat ini dirancang khusus bagi anak-anak dari keluarga miskin ekstrem. Proses seleksi calon siswa akan dilakukan berdasarkan data validasi yang dimiliki Dinsos Kabupaten Bogor.
“Nah, dari 50 orang calon siswa ini nanti akan kita cocokan dengan data yang ada di kita,” tegas Farid.
Ia menekankan pentingnya seleksi yang tepat agar bantuan ini tepat sasaran. “Harapannya, anak-anak yang masuk memang benar-benar berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi yang sangat memprihatinkan,” pungkasnya.
Langkah ini diharapkan dapat menjadi tonggak penting dalam meningkatkan pemerataan akses pendidikan di Kabupaten Bogor, sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam pengentasan kemiskinan ekstrem di daerah.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















