
Chery bahkan berencana melipatgandakan produksi lokal untuk memenuhi permintaan pasar domestik yang terus meningkat.
Sementara itu, AION, anak usaha GAC Motor, mencetak kenaikan signifikan sebesar 503,1 persen dibanding bulan sebelumnya. Dengan distribusi 959 unit untuk model AION Hyptec, brand ini menjadi sorotan baru di ranah EV Indonesia.
Wuling Masih Bertahan di 10 Besar
Meski kompetisi kian ketat, Wuling masih mampu mempertahankan posisinya di sepuluh besar dengan tiga model andalannya:
- Wuling Air EV – 471 unit
- Wuling BinguoEV – 468 unit
- Wuling Cloud EV – 266 unit
Ketiga model tersebut mengandalkan pendekatan harga terjangkau dan desain compact, cocok untuk penggunaan urban.
Hyundai Tersingkir dari 10 Besar
Ironisnya, meski telah merakit secara lokal, Hyundai Indonesia justru tidak berhasil menembus daftar 10 besar.
Hyundai Kona EV, yang merupakan model paling murah dari Hyundai, hanya mencatat 37 unit distribusi di Maret 2025.
10 Mobil Listrik Terlaris Maret 2025
- Denza D9 – 1.587 unit
- BYD M6 – 1.293 unit
- BYD Sealion 7 – 1.182 unit
- Chery iCar 03 (J6) – 987 unit
- Aion Hyptec – 886 unit
- Wuling Air EV – 471 unit
- Wuling BinguoEV – 468 unit
- BYD Atto 3 – 388 unit
- Wuling Cloud EV – 266 unit
- BYD Seal – 234 unit
Pasar mobil listrik Indonesia saat ini tengah memasuki babak baru, di mana produsen asal China seperti BYD, Chery, dan AION mendominasi.
Ke depan, konsumen tampaknya akan disuguhi lebih banyak pilihan kendaraan listrik yang lebih terjangkau, canggih, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat urban hingga keluarga besar.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















