
BOGORTODAY.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor berencana mengoptimalkan aset Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk mendukung kesuksesan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menyampaikan bahwa langkah ini akan memprioritaskan penyediaan makan siang gratis bagi pelajar di Kota Bogor.
“Pemerintah Kota Bogor, termasuk BUMD, memiliki aset-aset yang dapat dioptimalkan untuk mendukung program ini,” ujar Dedie, Senin (21/4/2025).
Salah satu BUMD yang akan dimanfaatkan adalah Perumda Pasar Pakuan Jaya. Dedie menjelaskan bahwa fasilitas yang dimiliki oleh Perumda Pasar Pakuan Jaya, khususnya di Pasar Kebon Kembang, dapat digunakan untuk membangun dapur yang akan menyediakan makanan bagi pelajar di Kecamatan Bogor Tengah.
“Perumda Pasar Pakuan Jaya memiliki satu lantai di blok F Pasar Kebon Kembang yang bisa diubah menjadi dua atau tiga dapur,” tambahnya.
Pemkot Bogor juga berencana memanfaatkan aset pasar di Bogor Selatan, tepatnya di Pamoyanan, untuk melayani siswa di wilayah tersebut.
“Aset di Pamoyanan, Bogor Selatan, serta fasilitas milik Perumda Pasar Pakuan Jaya yang telah disurvei, juga akan dimanfaatkan,” jelas Dedie.
Selain itu, Pemkot Bogor berkolaborasi dengan Yayasan Bosawa Bina Insani yang memiliki pengalaman dalam menjalankan program MBG secara mandiri dengan memanfaatkan aset daerah.
Dedie mengungkapkan bahwa mekanisme sewa menyewa lahan pemerintah akan segera dibahas untuk mendukung program tersebut.
“Tinggal bagaimana pengaturan sewa menyewa lahan yang mungkin milik pemerintah, namun yang terpenting adalah memastikan kesuksesan program Makan Bergizi Gratis dari Presiden RI, Prabowo Subianto,” tutup Dedie. ***
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















