
BOGORTODAY.COM – Pemerintah Kota Bogor meminta masyarakat untuk melaporkan keberadaan pengamen di angkutan kota (angkot) yang memaksa meminta uang atau menunjukkan perilaku premanisme. Imbauan ini disampaikan Wakil Wali Kota (wawalkot) Bogor, Jenal Mutaqin, sebagai upaya menciptakan ketertiban di Kota Bogor.
“Apalagi mereka memaksa dan sedikit bau minuman beralkohol, kita minta di foto, lapor DM langsung ke Instagram saya,” ujar Jenal, Selasa (22/4/2025).
Ia mengatakan, pihaknya akan menindak tegas para pengamen yang terbukti melakukan pemaksaan atau intimidasi kepada penumpang. Penindakan akan dilakukan dengan pencarian lokasi dan penangkapan di lapangan.
“Kita akan langsung cari lokasinya dan kita tangkap. Kita edukasi, kalau mau berlatih, kita seleksi dan rekrut,” kata Jenal.
Menurut Jenal, masih banyak laporan yang diterima terkait aktivitas pengamen di angkot. Ia mengakui pendataan terhadap para pengamen belum sepenuhnya selesai dilakukan.
“Seperti komentar di beberapa Instagram, bahwa masih ada pengamen di angkot. Pasti, karena belum semua kita data,” jelasnya.
Pemkot Bogor, lanjut Jenal, berupaya mengarahkan para pengamen untuk tampil di ruang-ruang publik seperti taman dan kafe, agar tidak mengganggu kenyamanan masyarakat di angkutan umum.
“Jadi ke depannya, semua wilayah di Kota Bogor diharapkan tidak ada lagi pengamen di dalam angkot,” tutupnya. ***
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















