BOGORTODAY.COM – Manager PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Bogor Timur, Qonia Isnasari, angkat bicara terkait insiden tragis yang merenggut nyawa tiga teknisi saat memasang jaringan wifi di Jalan Raya Pomad, Kampung Kaum Pandak, Kelurahan Karadenan, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Rabu (23/4/2025).
Ketiga korban yang tewas tersengat listrik sekitar pukul 03.30 WIB tersebut diketahui merupakan teknisi dari provider PT Fiber Media Indonesia (FMI). Mereka masing-masing berinisial AA (39), IA (27), dan D (35).
Menurut Qonia, pihak PLN tidak menerima pemberitahuan atau permintaan izin dari provider sebelum pekerjaan pemasangan wifi dilakukan di lokasi yang berdekatan dengan jaringan listrik PLN.
“Kami baru mendapat informasi tentang kejadian tersebut sekitar pukul 07.00 WIB, dan petugas kami langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan,” ujar Qonia Isnasari dalam keterangannya, Rabu (23/4).
Ia menjelaskan bahwa lokasi pemasangan berada sangat dekat dengan jaringan Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM) milik PLN, yang bisa membahayakan jika tidak ditangani dengan prosedur keamanan yang tepat.
Setelah kejadian, PLN langsung mengambil langkah cepat dengan mengamankan area dan meminta pihak provider membongkar tiang yang sudah terpasang.
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















