BTS Meledak dan Terbakar di Cirebon, Warga Panik dan Petugas Damkar Dikerahkan

BTS Meledak dan Terbakar di Cirebon, Warga Panik dan Petugas Damkar Dikerahkan

BOGORTODAY.COM – Sebuah insiden mengejutkan terjadi di Desa Megu Cilik, Blok Kapling Timur, RT 10 RW 01, Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon, pada Selasa (22/4) siang.

Sebuah menara Base Transceiver Station (BTS) milik salah satu penyedia layanan telekomunikasi mengalami ledakan dan terbakar, memicu kepanikan di kalangan warga sekitar.

Ledakan keras yang berasal dari area BTS membuat warga keluar rumah dalam keadaan panik. Satini, Ketua RT setempat, menjadi salah satu orang pertama yang mendatangi lokasi kejadian setelah mendengar suara dentuman.

“Saya curiga dengan suara ledakan, makanya saya langsung cek. Ternyata asap tebal dan api besar muncul dari RAK (lemari perangkat) BTS,” ungkap Satini saat ditemui di lokasi.

BACA JUGA :  Car Free Night Istimewa Akan Hadirkan Suasana Malam Penuh Warna

Mengetahui adanya kebakaran, Satini segera menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran Sektor Weru. Tak berselang lama, tim pemadam yang dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Penyelamatan dan Sarana Prasarana Damkar Kabupaten Cirebon, Eno Sujana, tiba di lokasi untuk melakukan penanganan.

“Dua alat pemadam api ringan (APAR) dan satu unit pancar kami kerahkan ke lokasi. Saat kami tiba, api masih menyala cukup besar. Warga pun panik dan khawatir api akan menyebar,” ujar Eno.

Upaya awal dilakukan dengan menggunakan dua APAR. Namun karena kobaran api cukup besar dan sulit dikendalikan, petugas akhirnya mengganti metode dengan menyemprotkan air menggunakan selang besar. Setelah pemadaman intensif, api berhasil dijinakkan dan area dipastikan dalam kondisi aman.

BACA JUGA :  Ingin Berat Badan Turun? Coba Terapkan 5 Kebiasaan Pagi Ini Secara Rutin

“Dugaan sementara, kebakaran disebabkan oleh korsleting listrik pada panel kelistrikan BTS,” tambahnya.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Namun, warga sempat mengalami kepanikan akibat suara ledakan dan nyala api yang cukup besar.

Setelah situasi dinyatakan aman, tim pemadam kembali ke pos dan tetap siaga mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Pihak provider telekomunikasi terkait diharapkan segera melakukan pengecekan dan perbaikan untuk mencegah insiden serupa terulang kembali, serta memberikan klarifikasi resmi atas kejadian ini.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================