BOGORTODAY.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor akan segera memulai pembangunan Masjid Agung sebagai upaya untuk menjaga keseimbangan antara kehidupan religius dan pelestarian budaya Sunda.
Langkah ini merupakan bagian dari visi untuk menciptakan integrasi yang harmonis antara agama dan budaya lokal yang menjadi jati diri masyarakat Bogor.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menyatakan bahwa pembangunan Masjid Agung akan menjadi simbol penting bagi integrasi nilai-nilai keagamaan dengan budaya Sunda yang kental di wilayah tersebut.
“Antara kehidupan religius dan budaya harus menjadi satu. Alhamdulillah, kita pun berfokus salah satunya pembangunan Masjid Agung. Mudah-mudahan maksimal dan di bulan depan kita sudah meletakkan batu pertama,” ujar Rudy dalam keterangannya, Rabu (23/4/2025).
Pentingnya Pelestarian Budaya Sunda
Rudy Susmanto juga menekankan pentingnya menjaga akar budaya Sunda sebagai bagian dari identitas masyarakat Bogor. Selain fokus pada pembangunan fisik masjid, pemerintah daerah ingin memastikan bahwa budaya lokal tidak hilang atau tergerus oleh modernitas.
“Bogor adalah suku Sunda. Maka, segala hal yang menyangkut adat istiadat budaya tentu kita akan jaga lestarikan bersama-sama,” tambah Rudy.
Pemkab Bogor berkomitmen untuk mengintegrasikan nilai-nilai agama dan budaya dalam berbagai aspek pembangunan, termasuk dalam desain Masjid Agung yang akan dibangun.
Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa masyarakat tetap dapat menjalankan ajaran agama dengan tetap menjaga dan melestarikan budaya lokal mereka.
Sinergi Tokoh Agama dan Budayawan
Rudy juga menekankan pentingnya kolaborasi antara tokoh agama dan budayawan untuk menghindari dikotomi antara agama dan budaya. Menurutnya, hal ini sangat penting agar tidak ada benturan antara dua aspek tersebut dalam kehidupan masyarakat.
“Kita bisa melihat bahwa Kesultanan Banten yang memimpin adalah Ketua Dewan Masjid Kabupaten Bogor. Jadi bisa bersinergi bersama-sama, tidak menjadi penghalang budaya kita lestarikan, agama kita amalkan secara bersama-sama,” ungkapnya.
Pelestarian Kampung Adat
Selain pembangunan Masjid Agung, Pemkab Bogor juga tengah mempersiapkan program pelestarian kampung-kampung adat yang ada di daerah tersebut.
Kampung Urug dan Kampung Cimande akan dikembangkan tanpa mengubah nilai historis dan budaya yang ada. Ini merupakan bagian dari upaya untuk menjaga warisan budaya Sunda bagi generasi mendatang.
“Kita akan jaga dan lestarikan secara bersama-sama agar bukan hanya hari ini kita menikmati, anak-anak cucu kita harus menikmatinya bersama-sama karena ini bukan hanya warisan bangsa tapi warisan dunia,” tutup Rudy Susmanto.
Pembangunan Masjid Agung Kabupaten Bogor bukan hanya sebuah proyek infrastruktur, tetapi juga sebuah langkah strategis untuk menjaga keseimbangan antara agama dan budaya.
Pemkab Bogor bertekad untuk melestarikan budaya Sunda sambil memperkuat kehidupan religius masyarakat.
Dengan melibatkan tokoh agama dan budaya dalam proses ini, diharapkan dapat tercipta keharmonisan yang menjadi contoh bagi daerah lain.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















