
Di kesempatan yang sama, Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat, Herman Suryatman, menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan mempercepat optimalisasi Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Lulut Nambo.
“TPPAS Lulut Nambo sebetulnya punya kapasitas hingga 2.300 ton per hari. Tapi saat ini baru dimanfaatkan sekitar 50 ton. Masih jauh panggang dari api,” kata Herman.
Ia menambahkan, optimalisasi Lulut Nambo menjadi salah satu prioritas Pemprov Jabar sesuai arahan Gubernur, dengan target bertahap hingga mencapai kapasitas maksimal guna mendukung pemrosesan RDF untuk kebutuhan industri.
Upaya ini diharapkan tidak hanya mendukung sektor industri dalam memenuhi kebutuhan bahan bakar alternatif, tetapi juga menjadi solusi nyata dalam mengurangi timbunan sampah yang selama ini menjadi persoalan besar di kota-kota besar di Indonesia.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















