
“Kepada para pimpinan di lingkungan Setda Kota Bogor, mari rapatkan barisan, selalu bersinergi memegang komitmen untuk mendukung Setda menuju Wilayah Bebas Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani, serta mewujudkan visi Kota Bogor, Bogor Beres Bogor Maju,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Bagian Administrasi Pembangunan (Kabag Adbang) Setda Kota Bogor, Lia Kania Dewi menekankan pentingnya perencanaan pengelolaan risiko dalam setiap program kerja.
“Perencanaan tanpa mempertimbangkan risiko berisiko gagal mencapai sasaran. Maka dari itu, setiap instansi harus mampu mengidentifikasi dan mengelola potensi hambatan sejak awal,” jelasnya.
Lia juga menambahkan bahwa regulasi terkait pengendalian risiko telah tersedia dan diterapkan, termasuk Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor 8 Tahun 2025 tentang sistem pengendalian risiko dan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP).
“Kami juga sudah memiliki regulasi dan Perwali nomor 8 tahun 2025 tentang sistem pengendalian risiko, itu juga sudah kami buat dan juga SPIP sudah dibuat,” tutupnya.
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














