
Esa menyebutkan, kerusakan paling parah terjadi di sepanjang satu kilometer dari total dua kilometer jalan yang terdampak.
Ruas jalan itu membentang dari Desa Setu menuju Kecamatan Parungpanjang, yang juga merupakan jalur perbatasan antara Provinsi Jawa Barat dan Banten.
“Mungkin sekitar dua kilometer jalan yang rusak, dan yang paling parah sepanjang satu kilometer,” jelasnya.
Atas kondisi tersebut, pihaknya mendesak Pemerintah Kabupaten Bogor untuk segera melakukan perbaikan agar aktivitas warga tidak terus terganggu.
“Saya berharap pemerintah segera turun tangan memperbaiki. Ini jalan penghubung antarprovinsi, jangan dibiarkan terus-menerus rusak,” tukasnya.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















