
BOGORTODAY.COM – Kebakaran hebat melanda empat rumah warga di Kampung Leppangeng, Kelurahan Sapanang, Kecamatan Bungoro, Kabupaten Pangkep, pada Kamis (24/4/2025) sekitar pukul 13.00 WITA. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun kerugian ditaksir mencapai Rp 300 juta.
Kepolisian menyebutkan, kebakaran dipicu oleh dugaan korsleting arus listrik yang berasal dari salah satu rumah milik warga berinisial AD (60 tahun).
“Ada 4 unit rumah panggung terbakar. Penyebabnya diduga karena korsleting arus listrik,” ujar Ps Kasi Humas Polsek Bungoro Aipda Hasmirawan, Kamis (24/4).
Menurut keterangan saksi, saat kejadian istri AD sedang berada di rumah tetangga. Ketika melihat kepulan asap dari rumahnya, ia segera bergegas pulang dan mencoba mematikan saklar meteran listrik.
“Saat itu istri (AD) pemilik rumah sedang di rumah tetangga melihat ada kepulan asap dari rumahnya, dia pulang mematikan saklar meteran listrik,” jelas Hasmirawan.
Namun upayanya untuk memadamkan api tidak berhasil karena api cepat membesar dan merembet ke rumah-rumah panggung di sekitarnya.
“Korban mencoba memadamkan api tapi api sudah membesar dan menjalar ke rumah lain,” lanjutnya.
Dalam musibah tersebut, selain empat rumah ludes terbakar, sejumlah harta benda berharga milik warga juga ikut hangus. Satu unit sepeda motor, uang tunai Rp 20 juta, dan emas seberat 50 gram tidak berhasil diselamatkan.
“Total kerugian diperkirakan sebesar Rp 300 juta, itu termasuk emas 50 gram, uang tunai Rp 20 juta dan sebuah sepeda motor,” tutur Hasmirawan.
Damkar dan PT Semen Tonasa Turun Tangan
Untuk memadamkan api, empat armada Damkar dari Pangkep diterjunkan ke lokasi. Satu mobil pemadam milik PT Semen Tonasa juga turut membantu proses pemadaman yang berlangsung cukup dramatis.
Kebakaran berhasil dipadamkan beberapa saat kemudian. Aparat kepolisian dan petugas pemadam kebakaran kini masih melakukan penyisiran di lokasi untuk memastikan tidak ada titik api tersisa.
Pihak berwenang mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi korsleting listrik, terutama di rumah-rumah dengan instalasi listrik lama atau tidak standar.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















