
BOGORTODAY.COM – Dunia internasional tengah diramaikan oleh sejumlah peristiwa penting yang menjadi perhatian publik dan media global.
Mulai dari aksi sekelompok orang yang mengangkat poster bertuliskan “Free Maluku, Free Papua, Free Aceh” di forum PBB, hingga penahanan WNI oleh petugas imigrasi AS, serta ketegangan politik antara Presiden Palestina Mahmoud Abbas dan Hamas. Berikut rangkuman berita internasional terkini per Kamis (24/4/2025):
Gaduh ‘Free Papua, Maluku & Aceh’ di Forum PBB, Kemlu RI Buka Suara
Sebuah video viral menunjukkan sekelompok orang mengenakan pakaian adat membawa lembaran bertuliskan “FREE MALUKU, FREE PAPUA, FREE ACEH” saat mengikuti kegiatan United Nations Permanent Forum on Indigenous Issues (UNPFII) di markas PBB, New York. Aksi ini memicu perhatian publik dan menjadi sorotan pemberitaan internasional.
Menanggapi hal tersebut, Kementerian Luar Negeri Indonesia (Kemlu RI) melalui juru bicaranya, Rolliansyah Soemirat (Roy), memberikan klarifikasi resmi.
“Memang ada insiden mengenai orang-orang yang tidak bertanggung jawab yang menyalahgunakan forum UNPFII beberapa hari yang lalu,” ujar Roy di Gedung Palapa, Kemlu, Kamis (24/4).
Kemlu menegaskan bahwa tindakan tersebut tidak mewakili pandangan resmi dan bertentangan dengan prinsip integritas dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
WNI Ditahan di AS, Kemlu RI Desak Pemerintah Trump Patuhi Prosedur Hukum
Penahanan seorang Warga Negara Indonesia (WNI) oleh petugas imigrasi Amerika Serikat menjadi sorotan selanjutnya. Kasus ini dinilai tidak mengikuti prosedur hukum yang semestinya dan telah memicu keprihatinan dari Pemerintah Indonesia.
Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kemlu, Judha Nugraha, menyampaikan bahwa Kemlu telah melakukan upaya diplomatik.
“Indonesia melalui perwakilan kita yang ada di Amerika Serikat juga melakukan komunikasi dan koordinasi dengan otoritas yang ada di Amerika Serikat,” jelas Judha, Kamis (24/4).
Kemlu mendesak pemerintah AS agar menghormati hak hukum WNI tersebut dan menjalankan proses sesuai standar internasional.
Hamas Kecam Pernyataan Abbas: Sebuah Penghinaan
Ketegangan politik Palestina kembali memanas setelah Presiden Mahmoud Abbas melontarkan kecaman keras kepada kelompok perlawanan Hamas.
Abbas menuduh Hamas sebagai penghambat proses perdamaian dan mendesak agar mereka segera membebaskan sandera Israel.
Namun, pernyataan Abbas ini langsung direspons oleh pejabat senior Hamas, Basem Naim, yang menyebut ucapan Abbas sebagai tindakan yang melecehkan perjuangan rakyat Palestina.
“Apa yang disampaikan Abbas adalah penghinaan terhadap pengorbanan rakyat Palestina dan pejuang perlawanan,” kata Naim.
Konflik internal ini menambah kerumitan di tengah krisis yang tengah berlangsung di Gaza dan semakin mempersulit upaya penyatuan faksi-faksi Palestina.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















