
Tidak hanya Kyiv, Kota Kharkiv di Ukraina timur juga menjadi target serangan. Tujuh rudal menghantam kota itu pada waktu yang hampir bersamaan. Menurut Wali Kota Kharkiv, Igor Terekhov, kota tersebut bahkan diserang dua kali dalam satu malam.
“Salah satu serangan terbaru menghantam kawasan permukiman padat penduduk… Dua orang terluka di sana,” kata Terekhov, sambil meminta warga tetap waspada dan berhati-hati.
Reaksi Pemerintah Ukraina
Penasihat utama Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, Andriy Yermak, mengecam keras serangan tersebut. Ia menyebut Rusia telah melancarkan serangan terkoordinasi ke berbagai kota dengan rudal dan drone, menyasar warga sipil.
“Putin hanya menunjukkan keinginan untuk membunuh,” tegas Yermak.
“Serangan terhadap warga sipil harus dihentikan.”
Serangan ini kembali memicu kecaman internasional dan mempertegas risiko kemanusiaan dari konflik yang hingga kini belum menunjukkan tanda-tanda mereda.
Masyarakat internasional menantikan tanggapan keras dari berbagai pemimpin dunia terhadap eskalasi terbaru ini.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















