
Jika dikonsumsi berlebihan, efeknya bisa mempercepat munculnya garis-garis halus, memperbesar pori, hingga membuat kulit tampak ‘lelah’.
- Daging Olahan
Sosis, bacon, pepperoni—semuanya enak, tapi sayangnya, sarat dengan natrium, pengawet, dan nitrat.
Kombinasi ini tidak hanya memicu pembengkakan dan peradangan, tapi juga menguras vitamin C yang sangat penting untuk sintesis kolagen. Akibatnya, kulit jadi kendur dan kehilangan kilau sehat alaminya.
- Makanan Gorengan
Siapa yang bisa menolak gorengan? Sayangnya, proses menggoreng menciptakan senyawa radikal bebas yang merusak sel kulit.
Minyak yang digunakan berulang kali juga penuh dengan lemak trans, yang dapat menurunkan fungsi hati dan memperparah inflamasi. Hasil akhirnya? Kulit jadi lebih cepat keriput dan muncul flek hitam.
- Karbohidrat Ultra-Proses
Makanan seperti roti tawar kemasan, mi instan, biskuit, dan keripik tergolong dalam karbohidrat ultra-proses. Makanan ini rendah serat namun tinggi kalori kosong dan gula tersembunyi.
Dr. Krant menyebut makanan ini merusak keseimbangan mikrobioma usus, padahal usus yang sehat berperan besar dalam menjaga kulit tetap kenyal, cerah, dan bebas jerawat.
Kulit yang sehat tidak hanya datang dari skincare dan perawatan luar, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh apa yang kita makan setiap hari.
Mengurangi konsumsi makanan tinggi gula, lemak jenuh, dan zat pengawet adalah langkah sederhana namun berdampak besar untuk menjaga kulit tetap awet muda dan bercahaya alami.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















