BOGORTODAY.COM – Shah Rukh Khan mungkin kini dikenal sebagai Raja Bollywood, namun tak banyak yang tahu bahwa salah satu titik balik terpenting dalam kariernya datang hanya setahun setelah ia memasuki industri film.
Film Baazigar (1993), karya sutradara kembar Abbas-Mustan, bukan hanya menjadi box office hit—tetapi juga menciptakan ruang bagi Shah Rukh Khan untuk tampil sebagai anti-pahlawan, peran yang sempat ditolak oleh banyak aktor besar kala itu.
Baazigar awalnya tidak ditujukan untuk Shah Rukh. Dua bintang besar Bollywood saat itu, Akshay Kumar dan Salman Khan, terlebih dahulu ditawari peran utama.
Namun, keduanya menolak. Salman bahkan sempat dimintakan pertimbangan melalui ayahnya, Salim Khan, yang juga menyarankan agar sang aktor tidak menerima peran tersebut.
Robin Bhatt, penulis skenario film yang juga adik tiri dari Mahesh dan Mukesh Bhatt, mengenang proses penulisan Baazigar yang tidak biasa. Dalam wawancara dengan Friday Talkies seperti dikutip dari Times of India, Robin menceritakan asal mula proyek ini terinspirasi dari novel klasik tahun 1953, A Kiss Before Dying.
“Suatu hari saya ditanya apakah saya pernah menonton A Kiss Before Dying. Saya bilang saya sudah membaca novelnya. Kami pun berpikir bisa membuat adaptasi film dari cerita itu,” ujar Robin. Ia kemudian diminta menulis skenario untuk disutradarai Abbas-Mustan.
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















