
Ceritanya mengusung tokoh utama yang justru adalah antagonis—sesuatu yang dianggap berisiko besar pada masa itu, ketika aktor-aktor Bollywood masih lekat dengan citra pahlawan moralis. Tak heran bila para bintang menolak untuk memerankannya.
Namun di tengah kebuntuan, Shah Rukh Khan justru melihat peluang. Ia menerima peran tanpa ragu, meski perannya sebagai sosok penuh dendam yang melakukan kejahatan dianggap tak biasa.
Risiko tersebut terbukti membawa hasil: Baazigar sukses besar secara komersial dan kritikal, dan membawa Shah Rukh ke radar para pembuat film besar.
Peran itu juga membuka jalan bagi Shah Rukh Khan untuk terus mengeksplorasi karakter kompleks di film-film berikutnya, termasuk Darr dan Anjaam, sebelum akhirnya mengukuhkan dirinya lewat film-film ikonik romantis seperti Dilwale Dulhania Le Jayenge dan Kuch Kuch Hota Hai.
Kini, lebih dari tiga dekade kemudian, Shah Rukh bukan hanya bintang—ia adalah institusi. Tapi semuanya dimulai dengan sebuah naskah yang ditolak banyak aktor, dan seorang pemuda ambisius yang berani mengambil peran yang tak lazim.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















