Penemuan Mumi Wanita 5.000 Tahun di Peru Tunjukkan Peran Penting Wanita dalam Peradaban Caral Kuno

Ia diperkirakan meninggal pada usia sekitar 20 hingga 35 tahun dan dimakamkan dengan sebuah mantel bulu berwarna biru dan cokelat yang mungkin berasal dari burung Amazon, seperti burung macaw.

Di sekeliling jasad tersebut ditemukan keranjang berisi sesaji, vas, labu, dan paruh burung toucan, yang semuanya mengindikasikan status tinggi yang dimiliki wanita ini.

Penemuan ini menambah pemahaman kita tentang kehidupan masyarakat Caral, yang telah lama dianggap sebagai peradaban yang maju, meskipun berkembang tanpa pengaruh dari budaya besar lainnya.

BACA JUGA :  Warga Malasari Antusias Ikut Ngubek Empang di HJB ke-544

Temuan ini juga menegaskan bahwa dalam peradaban Caral, wanita memainkan peran penting yang sejajar dengan pria dalam aspek sosial dan ritual.

Meskipun tanggal pasti penguburan wanita tersebut belum diketahui, peradaban Caral diperkirakan aktif sekitar tahun 3.000 SM.

Temuan ini memberikan bukti lebih lanjut bahwa wanita memiliki kedudukan yang signifikan dalam struktur sosial Caral, mengungkapkan sisi yang lebih seimbang dalam kehidupan peradaban kuno ini, yang sering kali didominasi oleh peran pria dalam banyak budaya purba.

BACA JUGA :  Disdik Kabupaten Bogor Minta Sekolah Tak Pungut Iuran Perpisahan dan Study Tour

Penemuan ini tidak hanya memperkaya pengetahuan kita tentang peradaban Caral, tetapi juga menantang pandangan tradisional yang sering mengabaikan kontribusi wanita dalam masyarakat kuno.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================