BOGORTODAY.COM – Para arkeolog yang bekerja di pesisir Peru baru-baru ini membuat penemuan penting dengan menemukan mumi atau sisa-sisa jasad seorang wanita yang diperkirakan berusia sekitar 5.000 tahun.
Penemuan ini memberikan wawasan baru tentang peran wanita dalam peradaban Caral, salah satu kota tertua di Amerika.
Caral, yang terletak sekitar 180 km di utara Kota Lima, ibu kota Peru, dikenal sebagai salah satu kota pertama yang berkembang di Amerika.
Kota ini diperkirakan dihuni sekitar 5.000 tahun yang lalu, pada waktu yang hampir bersamaan dengan munculnya peradaban Mesir Kuno, Cina, dan Sumeria.
Meskipun Caral berkembang dalam isolasi dari peradaban-peradaban besar lainnya, penemuan ini menunjukkan bahwa masyarakat Caral memiliki struktur sosial yang kompleks dan canggih.
Temuan ini terjadi di situs Aspero, yang merupakan bagian dari kompleks Caral. Aspero, yang sebelumnya berfungsi sebagai tempat pembuangan sampah kota, kini menjadi lokasi pemakaman penting. Di sinilah jasad wanita tersebut ditemukan, yang diyakini berasal dari kalangan atas atau elite peradaban Caral kuno.
Arkeolog David Palomino, yang terlibat dalam penggalian, menjelaskan bahwa penemuan ini menunjukkan bahwa wanita memiliki peran yang signifikan dalam kehidupan sosial dan budaya masyarakat Caral.
“Ini adalah pemakaman penting karena memiliki unsur-unsur yang sesuai dengan wanita berstatus tinggi,” ujar Palomino kepada Reuters.
Mayat wanita tersebut ditemukan dalam kondisi yang sangat baik, dengan kulit, rambut, dan kukunya terawetkan.
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















