Galafund Scholarship, Gerakan Edukasi Inklusif dari Sosok Inspiratif Asal Bogor

BOGORTODAY.COM – Di balik setiap gerakan pendidikan yang berdampak, selalu ada sosok yang memulainya dari cerita sederhana. Bayu Anugrah, mahasiswa asal Bogor yang kini menempuh pendidikan di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), adalah salah satunya.

Lewat Galafund Scholarship, ia menciptakan ruang baru bagi anak-anak yatim untuk tidak hanya menerima beasiswa, tetapi juga mendapatkan pendampingan berkelanjutan.

Bayu tidak berasal dari latar belakang yang mudah. Ia tumbuh dalam keterbatasan, dibesarkan oleh seorang ibu tunggal yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga.

Sejak kecil, Bayu terbiasa berdagang demi membantu kebutuhan rumah, namun semangat belajarnya tak pernah padam. Ketekunan dan prestasinya di bidang akademik membawanya meraih beasiswa sejak jenjang SD hingga kuliah.

Pengalaman sebagai penerima berbagai program sosial membuat Bayu sadar bahwa keberhasilan seorang anak bukan hanya ditentukan oleh ketersediaan biaya pendidikan.

Ia melihat kebutuhan yang lebih dalam, seperti pendampingan, arahan, dan dorongan untuk membangun rasa percaya diri. Dari kesadaran itulah Galafund Scholarship lahir.

Berbeda dari program beasiswa konvensional, Galafund Scholarship tidak hanya menawarkan bantuan finansial. Setiap penerima beasiswa mendapatkan mentoring bulanan, pelatihan soft skill, hingga sesi diskusi pengembangan karakter yang dirancang untuk membentuk pribadi yang kuat, mandiri, dan visioner.

BACA JUGA :  Mitra MBG Tuntut Kepala BGN Baru Perkuat Regulasi dan Tata Kelola

Tahun ini, Galafund menargetkan 20 anak yatim dari Kota Bogor, khususnya siswa kelas 4 hingga 6 SD. Mereka diseleksi secara ketat dengan mempertimbangkan latar belakang ekonomi dan semangat belajar. Dalam proses mentoring, para penerima didampingi oleh para relawan berdedikasi.

Di balik gerakan ini, terdapat 15 relawan aktif yang berasal dari beragam latar belakang pendidikan yang berbeda. Mulai dari mahasiswa, tenaga pendidik, hingga profesional muda, semuanya bersatu dalam semangat yang sama memberikan dampak nyata bagi anak-anak yatim.

Kolaborasi lintas bidang ini memperkaya proses pendampingan, karena setiap relawan membawa perspektif, pengalaman, dan inspirasi yang unik.

“Bagi saya, menciptakan gerakan ini adalah cara menyalurkan rasa syukur atas kesempatan yang dulu saya dapatkan. Sekarang waktunya saya bantu anak-anak lain mendapatkan versi terbaik dari hidup mereka,” ujar Bayu.

Kini, Galafund Indonesia berkembang menjadi lebih dari sekadar penyelenggara beasiswa. Ia telah menjadi komunitas yang menggerakkan anak muda untuk peduli, berbagi ilmu, dan hadir langsung dalam proses pendidikan anak-anak yang membutuhkan.

BACA JUGA :  Dorong Transaksi Non-Tunai di Pasar Kebon Kembang, Perumda PPJ dan BSI Resmikan Sales Outlet Lapak

Konsistensi Bayu dan timnya selama tiga tahun terakhir membuktikan bahwa dampak besar bisa dimulai dari aksi kecil dan keberanian untuk memulai. Melalui Galafund Scholarship, mereka menunjukkan bahwa pendidikan bisa menjadi alat pemberdayaan sosial yang inklusif dan penuh makna.

Bayu Anugrah adalah potret nyata seorang anak muda yang mengubah tantangan hidup menjadi gerakan yang menghidupkan banyak orang. Di tangannya, pendidikan bukan sekadar bantuan, tetapi perjalanan bersama menuju masa depan yang lebih cerah.

Langkahnya hari ini bukan hanya tentang memberi, tetapi tentang mempersiapkan diri untuk peran yang lebih besar. Dengan cita-cita menjadi legislator muda, Bayu tengah menapaki jalannya sebagai pemimpin yang lahir dari akar masyarakat, memahami denyut persoalan rakyat, dan siap merumuskan kebijakan yang berpihak pada mereka yang kerap terpinggirkan.

Baginya, suara anak yatim, suara pendidikan, dan suara keadilan sosial harus punya tempat yang kuat di meja kebijakan.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================