Ledakan Tabung Helium Picu Kebakaran di Sumenep, 1 Tewas dan 4 Terluka

Ledakan Tabung Helium Picu Kebakaran di Sumenep, 1 Tewas dan 4Terluka

BOGORTODAY.COM – Peristiwa tragis terjadi di Dusun Lojikantang, Desa Kalianget Barat, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep, Kamis pagi (1/5), ketika sebuah ledakan disusul kebakaran hebat melanda rumah milik Slamet Riyadi.

Kejadian yang terjadi sekitar pukul 08.30 WIB ini menewaskan satu orang dan menyebabkan empat lainnya mengalami luka-luka.

Ledakan dahsyat tersebut menghancurkan sebagian besar bangunan rumah dan menimbulkan kobaran api yang cepat meluas.

Saat kejadian, lima orang berada di dalam rumah, termasuk pemilik rumah, Slamet Riyadi, istrinya Sutriya, serta tiga anak mereka: Ananda Restu Ilahi, Diajeng Tirta Sari Dewi, dan Annas Maulana Alfatih.

Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, membenarkan peristiwa tersebut dan menyampaikan bahwa satu korban jiwa adalah anak kedua dari Slamet Riyadi, Diajeng Tirta Sari Dewi (15), yang meninggal dunia akibat luka parah.

BACA JUGA :  Kemensos Akui Sekolah Rakyat Masih Kekurangan Guru dan Asrama

“Ledakan tersebut mengakibatkan kebakaran melanda rumah milik Slamet Riyadi sekitar pukul 08.30 WIB dan menyebabkan satu orang meninggal dunia serta empat lainnya mengalami luka-luka,” ungkap Widiarti.

Empat korban lain berhasil dievakuasi oleh warga dan petugas, dan saat ini tengah menjalani perawatan. Slamet Riyadi, Sutriya, dan Ananda Restu Ilahi dirawat di rumah karena hanya mengalami luka ringan.

Sementara anak bungsu mereka, Annas Maulana Alfatih, saat ini masih dirawat intensif di RSI Garam Kalianget.

Salah satu saksi mata, Abdul Rahem, yang tinggal di dekat lokasi, mengaku mendengar suara ledakan keras sebelum melihat api membumbung tinggi.

“Saya dengar ledakan, terus cari sumbernya. Ternyata dari rumah Pak Slamet. Saya lihat api sudah besar, langsung bantu evakuasi,” tuturnya.

BACA JUGA :  Hari Lahir Pancasila, Ketua DPRD Bogor Ajak Warga Jaga Persatuan

Menurut informasi awal dari petugas pemadam kebakaran, ledakan diduga berasal dari tabung gas helium yang digunakan untuk mengisi balon udara. Slamet Riyadi diketahui berprofesi sebagai penjual balon.

“Ada tabung gas helium meledak di lokasi saat kami melakukan pendinginan sisa-sisa kebakaran,” kata Aminurrahman, salah satu petugas damkar.

Kerugian materil akibat kejadian ini diperkirakan mencapai Rp 250 juta. Saat ini, polisi bersama tim forensik masih menyelidiki penyebab pasti ledakan, termasuk kondisi penyimpanan dan penggunaan tabung helium di rumah tersebut.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================