
James Cameron, sang sutradara legendaris, menerapkan protokol super ketat dalam proses penggarapan Avatar: Fire and Ash. Hanya satu orang yang diizinkan menyaksikan film ini sebelum rilis: Suzy Amis Cameron, istrinya sendiri.
Dalam wawancaranya dengan Empire, Cameron mengungkap bahwa Suzy menyaksikan versi awal film ini secara utuh pada 22 Desember. Responsnya? Tangisan yang berlangsung selama empat jam.
“Dia terus berusaha menenangkan diri agar bisa memberitahu saya reaksi spesifiknya, lalu dia menangis lagi,” ujar Cameron. “Akhirnya saya berkata, ‘Sayang, aku harus tidur. Maaf, kita bicarakan lain kali saja.’”
Meskipun film ini belum rampung dan masih dalam tahap editing, kesan emosional yang mendalam sudah terasa bahkan pada potongan awal.
Dengan potret perdana Neytiri yang mengguncang, serta cerita yang dijanjikan bakal lebih emosional dan kelam, “Avatar: Fire and Ash” menjanjikan sebuah pengalaman sinematik yang intens dan berkelas. Film ini dijadwalkan rilis pada Desember 2025, dan para penggemar pun sudah menghitung hari.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















