
“Kondisi yang sangat di sayangkan, bangunan sudah mulai rusak, bukanya ramai oleh pedagang malah ramai oleh binatang kelelawar yang bergelantungan di atap bangunan,”kata M Fahri, Senin (6/5/2025).
Hingga kini, belum ada kejelasan dari Pemerintah Kabupaten Bogor terkait rencana penataan atau pemanfaatan kembali Pasar Leuwisadeng.
Warga berharap ada upaya serius untuk merevitalisasi pasar agar aset daerah tersebut tidak terus menjadi proyek mangkrak.
“Kami ingin pasar ini difungsikan dengan baik, karena sayang uang rakyat tiga miliar hanya jadi bangunan kosong,”ungkap Fahri.
kasus Pasar Leuwisadeng mencerminkan persoalan klasik pembangunan infrastruktur yang tidak berbasis kebutuhan dan partisipasi warga. Tanpa kajian lokasi, akses, dan pola perdagangan lokal, pembangunan semacam ini rentan mubazir.
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















