Microsleep Diduga Penyebab Kecelakaan Beruntun 3 Truk di Jombang

Microsleep Diduga Penyebab Kecelakaan Beruntun 3 Truk di Jombang

BOGORTODAY.COM Kecelakaan beruntun yang melibatkan tiga truk terjadi di Jalan Raya Desa Kalangsemanding, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang, Rabu pagi (7/5/2025).

Insiden ini diduga kuat disebabkan oleh sopir truk boks yang mengalami microsleep atau tertidur sesaat saat mengemudi.

Kecelakaan bermula saat truk boks yang melaju kencang dari arah Jombang menuju Nganjuk tiba-tiba oleng ke kanan, lalu menabrak dua truk lain—yakni truk gandeng dan truk Mitsubishi—yang datang dari arah berlawanan.

“Ngantuk kayaknya (sopir truk boks),” ujar Kasnan, seorang warga setempat yang menjadi saksi mata.

BACA JUGA :  Korea Utara Pamer Fasilitas Uranium Baru, Kim Jong Un Pertegas Ambisi Perkuat Senjata Nuklir

Akibat benturan keras, truk boks dengan nomor pelat W 9857 NK mengalami kerusakan parah pada bagian depan.

Sopirnya, Alex Lesmana (45), warga Sedati, Sidoarjo, sempat terjepit di dalam kabin dan harus dievakuasi oleh tim penyelamat. Ia segera dilarikan ke RSUD Jombang untuk mendapatkan penanganan medis intensif.

Beruntung, dua sopir truk lainnya yakni Adi Cahyono (36) asal Blitar yang mengemudikan truk gandeng, serta Rohman Abdullah Fitri (36) dari Mojowarno, Jombang, pengemudi truk Mitsubishi, dilaporkan selamat tanpa mengalami luka serius.

BACA JUGA :  Jumlah Hewan Kurban di Kota Bogor Tembus 15.800 Ekor, Naik 1.400 dari Tahun Lalu

Pasca kejadian, seluruh kendaraan yang terlibat telah diamankan di kantor Satlantas Polres Jombang guna kepentingan pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut.

Polisi juga masih mendalami penyebab pasti kecelakaan, termasuk kemungkinan faktor kelelahan pengemudi.

Kecelakaan ini kembali mengingatkan pentingnya kesadaran akan kondisi fisik saat berkendara, terutama di pagi hari saat risiko mengantuk lebih tinggi.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================