Swasembada Pangan Jadi Prioritas, Bupati Bogor: Petani Harus Dilindungi dan Didampingi

“Hari ini kita menyaksikan langsung bentangan sawah yang luar biasa. Ini adalah kebanggaan warga Kabupaten Bogor, karena sawah-sawah kita masih terpelihara dengan baik. Pemerintah Kabupaten Bogor berkomitmen meningkatkan produktivitas, melindungi lahan pertanian, dan memastikan ketersediaan pupuk dan irigasi yang baik bagi petani,” ungkap Bupati Rudy.

Beliau juga menegaskan pentingnya peran penyuluh pertanian dalam meningkatkan kapasitas petani. Pemerintah daerah akan segera menyiapkan generasi muda untuk menjadi penyuluh pertanian, perikanan, dan peternakan guna mendukung kemajuan sektor pertanian.

BACA JUGA :  Wabup Jaro Ade Pastikan Sektor Perikanan di Tenjolaya Berjalan Optimal

Kabupaten Bogor sendiri memiliki potensi pertanian yang besar, dengan luas area sawah mencapai 38.189 hektar dan realisasi produksi tahun 2024 mencapai 463.605 ton dari luas tanam 35.773 hektare. Produktivitas rata-rata tercatat sebesar 6,3 ton per hektar.

“Kami berterima kasih kepada Presiden Republik Indonesia atas kebijakan pro-petani yang sangat dirasakan manfaatnya oleh para petani di Kabupaten Bogor. Dukungan dari berbagai pihak seperti TNI, Polri, dan Forkopimda juga sangat membantu dalam menjaga stabilitas dan keberlanjutan sektor pertanian,” lanjut Bupati Rudy.

BACA JUGA :  "Bogor Belum Selesai Ditulis", Karya Sastra untuk Kabupaten Bogor

Kemudian, Camat Leuwisadeng Rudi Mulyana dalam kesempatan yang sama menyatakan bahwa, panen raya ini merupakan implementasi program prioritas daerah di bidang ketahanan pangan dan modernisasi pertanian.

“Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan semangat petani dalam mempertahankan produksi pangan serta mendorong akselerasi pertanian modern melalui dukungan sarana dan prasarana,” ujar Camat. (* / Gistin Iliyyin)

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================