
Peserta berasal dari berbagai provinsi, dengan mayoritas dari Jawa Barat (74%), DKI Jakarta (14%), dan Banten (6%). Secara kota, peserta terbanyak berasal dari Bogor (43%), Jakarta (10%), dan Depok (7%).
Dampak positif dari acara ini sangat signifikan, terutama dari sisi ekonomi. Diperkirakan terjadi peningkatan transaksi lokal di sektor hotel, restoran, transportasi, dan UMKM dengan estimasi pengeluaran peserta luar kota mencapai Rp1,5 juta hingga Rp3 juta per orang.
Total potensi perputaran uang dari peserta diperkirakan mencapai Rp 9 miliar, bahkan bisa lebih tinggi.
“Kegiatan ini merupakan tahapan awal Kabupaten Bogor dalam melaksanakan kegiatan olahraga dengan taraf nasional. Hal ini juga merupakan maraton pertama di Indonesia yang melibatkan atlet disabilitas. Para atlet nasional dan atlet Kabupaten Bogor turut ikut serta dalam Taman Budaya Bogorun 2025 ini.
Hal yang terpenting dalam kegiatan ini adalah membuat masyarakat Kabupaten Bogor tersenyum, berkumpul bersama, berolahraga bersama dan menghidupkan perekonomian masyarakat Kabupaten Bogor,” ungkap Bupati Bogor Rudy Susmanto.
Tak hanya itu, Race Director dan Event Organizer IdeaRun, Safrita Ariana juga menjelaskan “Racecourse dalam kegiatan ini telah tersertifikasi dengan baik sehingga jika terdapat peserta yang berhasil memecahkan rekor maka rekor tersebut akan tercatat sebagai rekor nasional,” pungkasnya.
Selain dampak ekonomi, Taman Budaya Bogorun 2025 juga meningkatkan kebanggaan masyarakat Bogor sebagai tuan rumah event nasional, mentransfer pengetahuan dan keterampilan kepada masyarakat yang terlibat, serta mengedukasi gaya hidup sehat. Event ini juga memperkuat citra Bogor sebagai destinasi sport tourism yang ramah dan berkelanjutan.
Dengan berbagai keunggulan tersebut, Taman Budaya Bogorun 2025 diharapkan menjadi agenda tahunan yang masuk dalam kalender event Kabupaten Bogor, membuka peluang baru bagi pengembangan pariwisata, olahraga, dan budaya daerah.
Acara ini bukan hanya lomba lari, melainkan momentum strategis untuk menggerakkan ekonomi lokal, membangun citra positif Bogor, dan menciptakan sumber pendapatan baru yang berkelanjutan bagi Kabupaten Bogor.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















