
“Penghuni rumah sudah sempat berada di luar ketika tanah mulai bergerak. Saat kejadian, pemilik rumah masih di dalam namun berhasil keluar tepat waktu,” tambahnya.
Evakuasi dan Bantuan Mulai Disalurkan
Pemerintah Desa Karangkamulyan telah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis, dan langsung melaporkan kejadian tersebut.
Tim BPBD langsung turun ke lokasi untuk melakukan asesmen serta menyalurkan bantuan logistik kebencanaan kepada warga terdampak.
“Kami sudah mendatangi lokasi dan memberikan bantuan logistik. Satu rumah ambruk, delapan jiwa harus mengungsi sementara. Lokasi juga masih rawan karena terjadi pergerakan tanah,” ujar petugas BPBD dalam keterangannya.
Pembersihan puing-puing baru bisa dilakukan keesokan harinya secara gotong-royong oleh warga dan pemerintah desa, karena malam hari lokasi masih dalam kondisi berbahaya dan gelap akibat hujan deras yang terus mengguyur.
Saat ini, lokasi rumah yang ambruk telah dipasangi garis polisi sebagai penanda bahaya dan untuk mencegah warga mendekat karena potensi longsor susulan masih ada.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















