
Hal tersebut bertujuan untuk menampung aspirasi dan keluhan orang tua murid yang nantinya akan menjadi dasar bagi Komisi IV DPRD Kota Bogor untuk menindaklanjuti aduan tersebut.
“Jadi kami mengusulkan agar posko aduan dibuka untuk tahun ini. Karena kita tahu banyak pemain dan oknum-oknum jahat yang bermain. Nah kami ingin aduan orang tua murid bisa ditampung agar bisa ditindaklanjuti,” tegas Rezky.
Terakhir, Sekretaris Komisi IV, Juhana, meminta Disdik Kota Bogor agar mempersiapkan server pendaftaran dengan baik. Agar saat pendaftaran dilakukan tidak ada gangguan yang menyebabkan terhambatnya proses pendaftaran.
Sebab, tahun 2025 ini kurang lebih akan ada 16 ribu siswa SD yang akan mendaftar ke 23 SMP Negeri di Kota Bogor yang hanya memiliki daya tampung kurang lebih 6000 kursi.
“Jadi kesiapan server dan kestabilan harus dipastikan agar tidak ada masalah nantinya,” pungkasnya.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















