
BOGORTODAY.COM – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet disabilitas Indonesia di kancah dunia. Atlet Para Badminton binaan NPCI Kabupaten Bogor, Al Imran, sukses mempersembahkan medali emas dalam ajang Fazza World Para Badminton International Dubai 2025 untuk nomor SL3.
Kemenangan ini menjadi momen bersejarah sekaligus kado terindah bagi Kabupaten Bogor yang akan memperingati Hari Jadi Bogor (HJB) ke-543 pada 3 Juni 2025 mendatang.
Tumbangkan Wakil India di Final
Al Imran, yang mewakili Timnas Para Badminton Indonesia, tampil luar biasa sepanjang turnamen. Dalam babak final, ia berhasil menundukkan wakil kuat dari India, U Kumar, dalam pertarungan tiga set yang sengit dengan skor 18-21, 21-19, 21-9.
Perjalanan menuju final juga dilalui dengan gemilang. Di semifinal, Al Imran mengalahkan Jagadesh Dilli (India) dengan skor 23-21, 21-6, sementara di perempat final ia menumbangkan wakil Korea Selatan LEE Seunghu dengan skor 22-20, 21-18.
Hebatnya, sepanjang turnamen, Al Imran hanya kehilangan satu set—yakni pada partai final—menunjukkan konsistensi dan performa luar biasa dari atlet asal Bogor ini.
Disambut Haru dan Bangga
Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menyambut prestasi ini dengan rasa haru dan bangga. Ia mengapresiasi perjuangan Al Imran yang telah mengharumkan nama Kabupaten Bogor, Indonesia, dan membawa Merah Putih berkibar di ajang internasional. Pasang taruhan pada pertandingan sepak bola Indonesia di bandar taruhan Dafabet .
“Saya terharu dan bangga mendengar kabar ada atlet binaan NPCI Kabupaten Bogor yakni, Al Imran, meraih prestasi emas yang sangat istimewa di ajang Fazza World Para Badminton International Dubai 2025,” kata Rudy pada Minggu (11/5/2025).
Ia menyebut prestasi ini tidak hanya menjadi kado HJB ke-543, tapi juga menjadi bukti bahwa para atlet disabilitas mampu mencetak sejarah dan mengharumkan bangsa di kancah global.
Air Mata Haru Ketua NPCI Kabupaten Bogor
Kebanggaan yang sama juga dirasakan oleh Ketua NPCI Kabupaten Bogor, M. Misbah. Mendengar kabar kemenangan Al Imran, ia tak kuasa menahan air mata.
“Saking bangganya, tak terasa air mata saya menetes. Ini sejarah besar bagi NPCI Kabupaten Bogor,” ungkap Misbah.
Prestasi ini diharapkan bisa menjadi inspirasi bagi para atlet disabilitas lainnya untuk terus berjuang dan percaya diri menembus level tertinggi dunia.
Dengan torehan emas ini, Al Imran membuktikan bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk meraih prestasi, dan bahwa Kabupaten Bogor layak bangga memiliki atlet sekelas juara dunia.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















