BOGORTODAY.COM – Usus memiliki peran vital dalam sistem pencernaan manusia. Organ ini bertanggung jawab menyerap nutrisi, mengolah sisa makanan, serta membantu menjaga keseimbangan kesehatan tubuh secara keseluruhan.
Ketika fungsi usus terganggu, berbagai masalah kesehatan dapat muncul, termasuk salah satu yang paling serius, yaitu kanker usus besar.
Penyakit ini terjadi ketika sel-sel abnormal tumbuh secara tidak terkendali di area usus besar atau kolon. Meski lebih sering ditemukan pada kelompok usia lanjut, dalam beberapa tahun terakhir kasus kanker usus besar juga semakin banyak ditemukan pada usia yang lebih muda.
Gejala Kanker Usus Besar yang Perlu Diwaspadai
Pada tahap awal, kanker usus besar sering kali tidak menimbulkan gejala yang jelas. Namun seiring perkembangan penyakit, beberapa tanda berikut dapat muncul:
- Gangguan Pola Buang Air Besar
Perubahan kebiasaan buang air besar yang berlangsung dalam waktu lama, seperti sembelit berkepanjangan atau diare yang terus berulang, dapat menjadi salah satu tanda adanya masalah pada usus.
- Nyeri dan Ketidaknyamanan pada Perut
Penderita dapat mengalami kram, rasa sakit, tekanan pada perut, hingga perut terasa penuh atau kembung tanpa sebab yang jelas.
- Adanya Darah pada Tinja
Munculnya darah saat buang air besar, baik yang terlihat jelas maupun tersembunyi, merupakan gejala yang tidak boleh diabaikan dan perlu segera diperiksakan ke dokter.
- Perasaan Tidak Tuntas Setelah BAB
Sebagian penderita merasakan sensasi seolah-olah usus belum benar-benar kosong meskipun sudah selesai buang air besar.
- Mudah Lelah dan Kehilangan Berat Badan
Kelelahan yang berlangsung terus-menerus serta penurunan berat badan tanpa perubahan pola makan atau aktivitas fisik juga dapat menjadi tanda adanya gangguan serius dalam tubuh, termasuk kanker usus besar.
Bagaimana Kanker Usus Besar Terjadi?
Kanker usus besar bermula dari perubahan atau mutasi pada materi genetik sel di usus besar. Mutasi tersebut membuat sel tumbuh tidak normal dan terus berkembang tanpa kendali.
Pada banyak kasus, kanker diawali dengan munculnya polip, yaitu pertumbuhan jaringan abnormal pada lapisan dalam usus. Sebagian besar polip bersifat jinak, tetapi beberapa jenis dapat berkembang menjadi kanker jika tidak terdeteksi dan ditangani sejak dini.
Seiring waktu, sel kanker dapat menembus lapisan dinding usus dan menyebar ke jaringan di sekitarnya.
Faktor yang Meningkatkan Risiko Kanker Usus Besar
Terdapat sejumlah faktor yang diketahui dapat meningkatkan kemungkinan seseorang mengalami kanker usus besar, antara lain:
Usia
Risiko penyakit ini meningkat seiring bertambahnya usia, terutama setelah usia 50 tahun. Namun, tren kasus pada kelompok usia yang lebih muda juga terus meningkat.
Riwayat Keluarga
Seseorang yang memiliki anggota keluarga dekat dengan riwayat kanker usus besar atau polip usus berukuran besar memiliki risiko yang lebih tinggi.
Polip Usus dalam Jumlah Banyak
Semakin banyak polip yang terbentuk di usus besar, semakin besar pula peluang terjadinya perubahan menjadi kanker.
Kelebihan Berat Badan
Obesitas dan berat badan berlebih dikaitkan dengan peningkatan risiko berbagai jenis kanker, termasuk kanker usus besar.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















