Anies Baswedan Resmikan Jembatan Titian Persatuan di Pandeglang, Dorong Akses dan Konektivitas Pedesaan

BOGORTODAY.COM – Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, meresmikan Jembatan Titian Persatuan yang terletak di Dusun Cikembang, Desa Cihanjuang, Kecamatan Cibaliung, Kabupaten Pandeglang, Banten, Rabu (14/5) siang.

Peresmian ini menjadi momen penting bagi masyarakat setempat yang selama ini mengalami kesulitan akses akibat keterbatasan infrastruktur.

Pembangunan jembatan tersebut merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak, sebagai bentuk respons terhadap kebutuhan mendesak masyarakat akan infrastruktur yang layak dan aman.

Dalam sambutannya, Anies menekankan pentingnya pembangunan jembatan sebagai bentuk keadilan sosial yang merata hingga ke pelosok desa.

“Perkumpulan Aksi Bersama akan fokus pada kegiatan sosial yang bentuk kegiatannya adalah bangunan jembatan-jembatan di kawasan pedesaan yang pada saat ini tidak memiliki fasilitas mencukupi,” ujar Anies.

BACA JUGA :  Jaga Usus dan Hati Sehat dengan 3 Minuman Ini, Rekomendasi Dokter Harvard

Dalam kesempatan yang sama, Anies juga meluncurkan Perkumpulan Aksi Bersama, sebuah inisiatif yang mewadahi kontribusi masyarakat untuk kegiatan sosial, termasuk pembangunan jembatan di daerah-daerah terpencil yang masih tertinggal secara infrastruktur.

Ia menambahkan bahwa Jembatan Titian Persatuan bukan hanya penghubung fisik antarwilayah, tetapi juga simbol penyatuan dan pembuka keterisolasian wilayah pedesaan.

Anies berharap, kehadiran jembatan ini mampu meningkatkan kualitas hidup warga dan mencegah kejadian tragis seperti kematian ibu hamil karena terputusnya akses menuju fasilitas kesehatan.

“Kita tidak ingin lagi mendengar cerita ibu hamil yang meninggal karena tidak bisa dibawa ke rumah sakit. Infrastruktur yang layak adalah hak semua warga,” tambahnya.

Dengan rampungnya pembangunan jembatan ini, masyarakat Dusun Cikembang dan sekitarnya kini memiliki akses yang lebih aman, nyaman, dan efisien untuk menjalankan aktivitas sehari-hari. Hal ini juga diyakini akan mendorong konektivitas antarwilayah dan membuka peluang pertumbuhan ekonomi lokal.

BACA JUGA :  Mata Merah Jangan Dianggap Sepele, Kenali Tanda-Tanda yang Harus Segera Diperiksa Dokter

Ketua RT setempat, Surmedi, menyambut gembira peresmian jembatan tersebut. Ia menyampaikan bahwa sebelumnya warga kesulitan beraktivitas karena jembatan lama dalam kondisi rusak parah.

“Jembatan ini menghubungkan antarkampung ke desa. Dulu warga susah lewat, apalagi kalau hujan. Sekarang sudah jauh lebih baik,” ujar Surmedi.

Peresmian jembatan ini menjadi bukti bahwa pembangunan inklusif yang menyentuh masyarakat akar rumput dapat terwujud melalui kolaborasi dan kepedulian bersama.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================