
Herman mengimbau masyarakat serta wisatawan untuk tidak beraktivitas dalam radius 6 kilometer dari pusat erupsi.
“Kami minta masyarakat tetap tenang, mengikuti arahan pemerintah daerah, dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum jelas sumbernya,” tambahnya.
Ia juga memperingatkan potensi terjadinya banjir lahar, terutama jika hujan deras mengguyur kawasan tersebut.
Warga yang tinggal di sekitar daerah aliran sungai yang berhulu di Gunung Lewotobi Laki-laki, seperti di Dulipali, Nobo, Hokeng Jaya, hingga Nurabelen, diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan.
Petugas terus memantau perkembangan situasi secara intensif dan akan memberikan informasi terbaru apabila terjadi perubahan signifikan dalam aktivitas gunung.
Masyarakat di sekitar lokasi diminta untuk selalu siaga dan memantau informasi resmi dari Badan Geologi maupun BPBD setempat.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















