Merasa Memiliki Kadar Kolesterol Tinggi? Coba Perhatikan Bagian Mata Anda

Mata

BOGORTODAY.COM Kolesterol merupakan senyawa lemak yang secara alami diproduksi oleh tubuh. Zat ini dibutuhkan untuk membentuk sel-sel sehat, memproduksi hormon, dan membantu tubuh menghasilkan vitamin D.

Meski begitu, kadar kolesterol yang tinggi justru dapat membahayakan kesehatan, khususnya sistem kardiovaskular.

Kolesterol tinggi kerap menjadi momok karena dapat memicu berbagai komplikasi seperti hipertensi, stroke, hingga penyakit jantung.

Parahnya, kondisi ini sering kali tidak disadari karena gejalanya yang samar atau bahkan tidak terlihat sama sekali hingga muncul komplikasi serius.

Namun, tahukah Anda bahwa kondisi mata bisa menjadi petunjuk awal dari kadar kolesterol tinggi dalam tubuh?

Gejala Kolesterol Tinggi yang Terlihat di Mata

Meskipun kolesterol tinggi sering tidak menunjukkan gejala jelas, beberapa tanda fisik bisa muncul di area mata. Mengenali gejala ini bisa membantu Anda mendeteksi dan mengontrol kadar kolesterol sejak dini. Berikut beberapa tanda kolesterol tinggi yang bisa dilihat dari mata:

  1. Xantelasma

Xantelasma adalah munculnya bercak kekuningan, datar atau sedikit menonjol, di sekitar kelopak mata atau dekat hidung. Bercak ini muncul akibat penumpukan kolesterol di bawah permukaan kulit.

Sekitar 50% penderita xantelasma diketahui memiliki kadar kolesterol tinggi. Kondisi ini lebih umum terjadi pada wanita, terutama dari keturunan Asia dan Mediterania. Walau tidak berbahaya, xantelasma bisa menjadi pertanda tubuh sedang kelebihan kolesterol.

  1. Arcus Senilis
BACA JUGA :  Ilmuwan Ungkap Afrika Berpotensi Terbelah, Retakan Raksasa Bisa Picu Samudra Baru

Arcus senilis adalah cincin berwarna biru, putih, atau abu-abu muda yang muncul di sekitar bagian luar kornea (bagian bening mata). Kondisi ini disebabkan oleh penumpukan kolesterol yang mencapai kornea mata.

Awalnya, lingkaran ini mungkin hanya terlihat di bagian atas dan bawah kornea, namun seiring waktu akan membentuk cincin penuh di sekelilingnya.

Meskipun tidak mengganggu penglihatan, arcus senilis bisa menjadi indikator awal kolesterol tinggi, terutama bila muncul pada usia muda atau bila Anda memiliki riwayat keluarga dengan kolesterol tinggi.

  1. Oklusi Vena Retina

Kolesterol tinggi juga bisa menyebabkan penyumbatan pada vena retina, yang disebut dengan oklusi vena retina.

Retina adalah jaringan sensitif cahaya di bagian belakang mata, dan penyumbatan vena ini dapat menyebabkan darah dan cairan merembes ke retina.

Kondisi ini dapat menyebabkan:

  • Penglihatan kabur atau mendadak menurun pada satu mata
  • Munculnya bintik gelap atau “bayangan”
  • Nyeri pada mata
  • Perubahan penglihatan yang hanya terjadi pada satu sisi mata
BACA JUGA :  Waspada Bahaya Tawon dan Cara Ampuh Mengusirnya dari Rumah

Oklusi vena retina dapat mengganggu makula, area penting di retina untuk penglihatan sentral. Dalam beberapa kasus, penglihatan bisa membaik dalam waktu sekitar satu tahun, namun jarang kembali normal sepenuhnya.

Waspada dan Lakukan Pemeriksaan Rutin

Mendeteksi tanda-tanda kolesterol tinggi dari mata memang bisa membantu, namun cara terbaik tetaplah dengan melakukan pemeriksaan darah secara rutin. Terutama jika Anda memiliki faktor risiko seperti:

  • Riwayat keluarga dengan kolesterol tinggi
  • Pola makan tinggi lemak jenuh
  • Kurang olahraga
  • Merokok
  • Tekanan darah tinggi atau diabetes

Jika Anda melihat gejala seperti xantelasma, arcus senilis, atau perubahan penglihatan, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter mata dan melakukan pemeriksaan kolesterol.

Mata bisa menjadi jendela bagi kondisi kesehatan Anda, termasuk kadar kolesterol. Waspadai gejala-gejala yang muncul di sekitar mata sebagai petunjuk awal kolesterol tinggi.

Dengan mengenali tanda-tanda ini lebih dini, Anda bisa mengambil langkah pencegahan yang tepat untuk melindungi kesehatan jantung dan pembuluh darah Anda.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================