
Yang perlu diperhatikan adalah batas konsumsinya—lebih dari tiga cangkir per hari dianggap berlebihan.
Selain itu, studi ini tidak mengontrol faktor diet lain yang juga dapat memengaruhi kesehatan ginjal, seperti asupan buah, sayuran, dan protein hewani.
Tidak menutup kemungkinan bahwa individu yang mengonsumsi banyak kopi juga memiliki pola makan yang kurang seimbang.
Berapa Cangkir Kopi yang Masih Aman?
Menurut Jen Hernandez, ahli diet ginjal dan pendiri Plant-Powered Kidneys Inc., konsumsi satu hingga dua cangkir kopi per hari umumnya masih aman, bahkan bisa bermanfaat.
“Ada kurva berbentuk U dalam konsumsi kafein. Satu cangkir per hari justru bisa memberi manfaat, termasuk perlindungan terhadap tekanan darah tinggi,” jelasnya.
Kopi juga mengandung antioksidan dan mikronutrien seperti kalium yang bermanfaat untuk menjaga fungsi ginjal. Bahkan, sebuah tinjauan ilmiah pada 2020 menyebutkan bahwa kopi memiliki potensi protektif terhadap penyakit ginjal.
Kopi bukanlah musuh, namun konsumsinya harus bijak dan disesuaikan dengan kondisi tubuh masing-masing.
Jika Anda memiliki riwayat tekanan darah tinggi, gangguan ginjal, atau varian gen yang memperlambat metabolisme kafein, membatasi konsumsi kopi bisa menjadi pilihan bijak. Alternatif seperti kopi decaf (tanpa kafein) juga bisa menjadi solusi.
Pada akhirnya, seperti dalam banyak hal dalam hidup, kuncinya adalah moderasi. Nikmati kopi Anda, tapi tetap dengarkan sinyal dari tubuh Anda.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















