Penderita TBC di Kabupaten Bogor Tahun 2024 Tembus 28 Ribu

TBC di Kabupaten Bogor Tahun 2024 Tembus 28 Ribu
Ilustrasi Obat TBC (Istmw)

BOGORTODAY.COMKabupaten Bogor mencatat 28.496 kasus positif Tuberkulosis Paru (TBC) sepanjang tahun 2024. Angka ini berasal dari total 101.555 warga yang diperiksa karena memiliki gejala serupa TBC.

Meski jumlah warga yang diperiksa menurun dibandingkan tahun sebelumnya, kasus positif justru mengalami kenaikan. Data ini diungkapkan oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Adang Mulyana, dalam wawancara eksklusif, Senin (19/5/2025).

BACA JUGA :  KaBogorFest 2026 Resmi Dibuka, Bupati Bogor Ajak Masyarakat Meriahkan HJB ke-544

“Pada tahun 2024, kami memeriksa sebanyak 101.555 warga yang diduga memiliki gejala TBC, dan 28.496 di antaranya terkonfirmasi positif, atau sekitar 28 persen dari total yang diperiksa,” jelas Adang.

Angka ini menunjukkan bahwa hampir sepertiga dari warga yang dicurigai memang benar terinfeksi TBC paru.

Penurunan jumlah warga yang diperiksa menurut Adang bukan berarti kasus TBC menurun secara signifikan.

“Jumlah terduga yang diperiksa memang turun dibandingkan 2023, tapi jumlah kasus positif yang ditemukan justru naik,” ujarnya.

BACA JUGA :  Rudy Susmanto Tegaskan Skywalk Tegar Beriman Simbol Kolaborasi dan Infrastruktur Inklusif

Hal ini mengindikasikan bahwa tingkat penularan dan infeksi masih menjadi tantangan serius di Kabupaten Bogor.

TBC paru adalah penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Penyakit ini menyerang paru-paru dan dapat menyebar ke orang lain melalui percikan air liur yang dikeluarkan saat penderita batuk, bersin, atau meludah.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================