
“MoU hari ini mudah-mudahan menjadi batu loncatan untuk mengembangkan perusahaan kami menjadi lebih baik,” tutup Jenal.
Jenal berharap kerja sama ini dapat meningkatkan keterisian kios dan los di pasar serta memperluas akses permodalan bagi pedagang.
“Mudah-mudahan dengan adanya MoU antara PPJ dengan Bank BRI ini bisa memudahkan kami tidak hanya dalam meningkatkan keterisian kios dan los, tetapi juga memberikan kemudahan akses keuangan bagi para pedagang,” katanya.
Sementara itu, Micro Business Area Manager Bodebek Regional Office Jakarta 2 Region 7, Setyo Agung Yulianto, menegaskan komitmen BRI untuk memberikan layanan keuangan yang mudah dijangkau pedagang kecil.
Ia mencontohkan pasar di bawah pengelolaan PPJ, seperti Pasar Jambu Dua, sebagai model yang dapat dikembangkan.
“Pasar itu fondasi perekonomian nasional. Jika pasar tradisional kuat, maka ekonomi nasional juga ikut bergerak,” kata Setyo.
Setyo juga menyampaikan, dengan hadirnya agen BRILink di pasar, pedagang bisa lebih mudah melakukan berbagai transaksi, mulai dari tarik tunai hingga pembayaran listrik.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















