Persib Juara Deui, Pesta buat Bobotoh

Agus Jatmika (Pengamat Sosial, Ketua MGMP Sosiologi Kota Bogor)

Oleh: Agus Jatmika (Pengamat Sosial, Ketua MGMP Sosiologi Kota Bogor)

SPANDUK besar “Persib Juara Deui!” terbentang di tengah lautan biru Stadion Gelora Bandung Lautan Api sebelum pertandingan dimulai.

Kemenangan pada pertandingan terakhir musim ini dengan Persis Solo dengan skor akhir 3-2, semakin menasbihkan gelar juara kembali diraih untuk kedua kalinya secara beruntun, sekaligus menjadi trofi keempat Persib di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Sabtu malam stadion penuh sesak dengan bobotoh yang tak sabar menanti hasil akhir. Bahkan flare-flare menyala di beberapa sudut tribun menjelang pertandingan berakhir.

Saat peluit akhir berbunyi, bobotoh tumpah ruah ke tengah lapangan, menandai dimulainya pesta kemenangan untuk kedua kalinya secara beruntun.

Kegembiraan Bobotoh Persib sebelum pertandingan sampai peluit berakhir yang mereka tunjukkan dengan memenuhi tribun serta spanduk besar menegaskan bahwa pesta kemenangan tersebut  milik mereka bersama.

BACA JUGA :  Ketua DPRD Kabupaten Bogor Ajak Pemuda Perkuat Persatuan di Hari Lahir Pancasila

Tropi Juara Persib semakin menandakan bahwa sepak bola bukan sekedar olahraga namun merupakan simbol kekuatanuntuk menyatukan semua lapisan masyarakat.

Suporter Persib atau Bobotoh berasal dari  berbagai latar belakang sosial yang beragam bersatu dalam euforia yang sama. Tidak ada lagi sekat diantara mereka, semua menjadi satu kekuatan, kebahagiaan serta kebanggaan terhadap Persib.

Karena bagi bobotoh, Persib Bandung bukanlah milik warga Bandung saja namun sudah menjadi identitas bagi warga Jawa Barat.

Persib telah menjadi simbol  kebanggaan  daerah, serta  identitas yang melekat serta  kesetiaanbagi warga Jawa Barat.

Persib dan bobotoh adalah kesatuan kolektif dalam sebuah olahraga masyarakat yang bernama sepakbola.

Oleh karena itu bobotoh dapat menjadi pemain ke-12 yang tak kalah pentingnya. Mereka bukan  hanya hadir sebagai penonton, tetapi sebagai penyemangat dalam setiap pertandingan Persib.

Mereka mendukung dengan konsisten, dari awal hingga akhir musim, seolah menandakan dukungan mereka terhadap sepak bola bukan sekedar hiburan tetapi bagian dari kehidupan bermasyarakat.

BACA JUGA :  7 Tips Awet Muda untuk Pria agar Tetap Prima dan Percaya Diri

Disisi lain tropi juara Liga satu bagi Persib kali ini semakin menandakan bagaimana stadion mampu menjadi ruang kolektif yang membebaskan tekanan hidup sehari-hari, memberikan ruang ekspresi dan solidaritas secara nyata.

Persib menang deui dapat menjadi simbol bahwa sepakbola dapat menjadi katarsis sosial yang terjadi lewat kegembiraan bersama, tawa, dan sorak kemenangan.

Bagi para pemain, kemenangan kali ini  tak hanya soal trofi, melainkan suara dan semangat Bobotoh yang selalu menyertai mereka sepanjang pertandingan seta menguatkan simbol Persib sebagai milik warga Jawa Barat.

Persib juara deui. Selamat buat Bobotoh,  Kemenangan ini adalah Pesta buat Bobotoh

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================