Tragis, Bocah 6 Tahun di Klaten Tewas Terpeleset Masuk Gorong-Gorong Saat Bermain Hujan

Setelah gorong-gorong berhasil dibongkar, korban dalam kondisi koma langsung dilarikan ke RSUP Dr Soeradji Tirtonegoro Klaten. Namun sayangnya, nyawa korban tidak dapat diselamatkan.

“Kami turut berbelasungkawa. Ini peringatan bagi semua orang tua agar lebih waspada, apalagi saat musim hujan. Kedalaman air yang hanya sekitar 70 sentimeter pun bisa berakibat fatal jika arusnya deras,” imbuhnya.

Keluarga Menolak Autopsi

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Kebonarum Aipda Yanuar Ichsan menambahkan bahwa korban ditemukan tersangkut di tengah sambungan gorong-gorong yang terdiri dari enam bus beton. Setelah dilakukan pemeriksaan di rumah sakit, korban dinyatakan meninggal dunia.

BACA JUGA :  8 Makanan Terbaik untuk Menjaga Kesehatan Otak dan Meningkatkan Daya Ingat

“Keluarga korban menolak dilakukan autopsi dan saat ini tengah menyelesaikan proses administrasi surat pernyataan penolakan,” jelas Aipda Yanuar.

Imbauan Keselamatan

Tragedi ini menjadi pengingat akan pentingnya pengawasan terhadap anak-anak saat bermain, terutama di musim hujan. Aliran air yang terlihat sepele bisa menjadi jebakan mematikan jika tidak diantisipasi.

BACA JUGA :  Kenali Tanda Anak Cemburu pada Adik Baru dan Cara Mengatasinya

Pihak kepolisian dan pemerintah desa mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati, dan mengawasi aktivitas anak-anak di sekitar saluran air, terlebih saat cuaca ekstrem.

Semoga keluarga korban diberi kekuatan dan ketabahan atas musibah yang terjadi.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================