
Apabila hilal terlihat dan memenuhi kriteria MABIMS (tinggi minimal 3° dan elongasi 6,4°), maka keesokan harinya ditetapkan sebagai 1 Dzulhijjah 1446 H, dan Hari Raya Idul Adha jatuh 10 hari setelahnya.
- Konferensi Pers Menteri Agama
Setelah keputusan diambil, Menteri Agama akan mengumumkan hasilnya melalui konferensi pers resmi, yang disiarkan secara langsung di berbagai media dan kanal digital Kemenag, termasuk melalui YouTube Bimas Islam TV.
Metode Penetapan Berdasarkan Hisab dan Rukyat
Kemenag menggabungkan dua metode penetapan kalender Hijriah, yaitu hisab (perhitungan astronomis) dan rukyat (pengamatan langsung hilal).
Penggunaan dua pendekatan ini dilakukan sesuai dengan pedoman MABIMS (Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura), untuk memastikan hasil yang akurat dan dapat diterima secara luas.
Jadwal dan Akses Sidang Isbat
- Hari/Tanggal: Selasa, 27 Mei 2025
- Pukul:00 WIB – selesai
- Tempat: Kantor Kemenag RI, Jalan MH Thamrin, Jakarta
- Live Streaming: Kanal YouTube Bimas Islam Kemenag RI — Tonton di Sini
Masyarakat diimbau untuk menunggu pengumuman resmi dari Kemenag terkait penetapan 1 Dzulhijjah dan Hari Raya Idul Adha 1446 H.
Dengan ini, umat Islam diharapkan dapat mempersiapkan diri untuk menjalankan ibadah puasa sunnah maupun kurban dengan lebih baik dan tepat waktu.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















